Suatu hari, ketika pulang dari suatu tempat dengan mamanya, Tantri melihat sosok hantu nenek - nenek yang berwajah menakutkan di kantor dekat lapangan golf. Tantri merasa kalau hantu tersebut akan berbuat jahat kepada kurir pembersih peralatan golf. Tantri meminta mamanya untuk menghentikan mobil.
Tantri kuatir kurir tersebut bisa meninggal dunia. Tantri pun berinisiatif turun dari mobil dan masuk ke kantor itu, tapi dilarang sama mamanya.
Ternyata dugaan Tantri meleset karena kurir tersebut baik - baik saja. Mama jadi jengkel sama Tantri, karena ia merasa kalau penglihatan Tantri salah. Mamanya Tantri juga merasa sungkan sama kurir tersebut.
Ternyata apa yang dikatakan Tantri terbukti juga. Keesokan harinya, sosoknya ditemukan meninggal dunia di gudang penyimpanan seperti apa yang Tantri lihat melalui mata batinnya. Tantri merasa kesal sama mama karena gagal menyelamatkan kurir tersebut.
Teror berlanjut ketika seorang karyawan perempuan ditemukan meninggal dunia di kamar mandi tempat golf. Lagi - lagi, Tantri gagal menyelamatkan orang tersebut karena aksi mamanya. Mamanya Tantri pun merasa bersalah dan minta maaf sama Tantri.
Penampakan hantu nenek - nenek tersebut muncul seiring dengan hadirnya Lintang sebagai pimpinan baru di tempat itu. Lintang sendiri sebenarnya tidak percaya terhadap hal -
hal berbau mistis. Tapi karena penasaran akan teror yang terjadi di tempat golf itu, akhirnya Lintang menemui Tantri.
Tantri menjelaskan kepada Lintang kalau teror yang terjadi di tempat itu bukan karena hantu nenek itu, melainkan dari hantu laki - laki berwajah menyeramkan. Tantri mengingatkan Lintang untuk berhati - hati, sebab bahaya besar bisa mengancamnya. Bahkan, Lintang juga bisa meninggal dunia.
Omongan Tantri membuat Lintang kesal sekaligus takut. Ternyata ramalan Tantri benar - benar terbukti. Lintang diteror lalu dihantam meja kerja yang bergerak sendiri. Lintang pun masuk rumah sakit.
Tantri akhirnya mendapat petunjuk bagaimana caranya untuk memusnahkan hantu laki - laki tersebut. Tantri juga mengetahui latar belakangnya. Hantu laki - laki itu ternyata dulunya menyukai seorang karyawan perempuan yang juga bekerja di tempat itu. Tapi cintanya ditolak sehingga ia pun memperkosa perempuan tersebut. Setelah diperkosa, perempuan tersebut akhirnya stres dan kemudian menjadi gila. Ketika melihat wanita yang dicintainya menjadi gila, hantu laki - laki itu pun merasa bersalah. Hingga akhirnya, dia pun memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri menggunakan seutas tali. Tali itu dilepas oleh Lintang, sehingga hantu laki - laki tersebut bisa bergentayangan.
Tantri akhirnya membakar tali bekas bunuh diri itu, dan hantu laki - laki itupun tidak lagi bergentayangan. Tapi sayang, nyawa Lintang tidak bisa diselamatkan. Lintang meninggal dunia setelah terjatuh dari balkon lantai 6. Ini persis seperti apa yang Tantri lihat dengan mata batinnya.
Meski Lintang itu tidak begitu dikenalnya, tapi Tantri sangat sedih kalau gagal menolong orang lain. Mama dan papa hanya bisa menghibur Tantri. kalau kita memang bisa menolong orang lain maka tolonglah, meskipun kita tidak mengenal orang tersebut. Dekatkanlah diri kita kepada Tuhan Yang Maha Esa dan rajinlah berdoa, semoga Tuhan selalu menunjuki kita jalan yang lurus. Aamiin.........
Selesai.............