Sejak Tantri berumur 9 tahun, kemampuannya semakin bertambah dan itu terus semakin kuat. Itu terbukti ketika menanganin kasus yang sangat berbahaya
========
RF baru saja menikah, tapi kehidupannya berubah menjadi tak tenang sejak ia diteror oleh hantu kuntilanak. Kuntilanak itu bahkan membuat RF celaka dan harus dirawat di rumah sakit. Karena kuatir, IF -- mamanya RF, minta bantuan Tantri untuk mengatasi gangguan pada RF. Sebab, hantu itu tidak hanya menampakkan diri kepada RF, tetapi juga sampai merasuki.
Kuntilanak itu tidak hanya menampakan diri pada RF, dan lama-kelamaan akhirnya orangtua RF juga diteror oleh hantu itu.
Tantri menyarankan agar RF dibawa pulang saja, karena firasat Tantri mengatakan kalau RF dirawat dirumah sakit percuma saja, karena tetap tidak akan sembuh. Tapi sebelumnya, Tantri sudah mencoba menetralkan suasana di rumah RF.
=====
Gangguan yang terjadi di dalam keluarga pak DK itu dikarenakan dendam seseorang. seseorang yang diperlakukan buruk oleh pak DK dan istrinya. Dendam itu akhirnya menjadi bumerang kepada mereka tanpa ampun.
Mama juga nggak menyangka, kalau keterlibatan Tantri dalam masalah ini membuat keluarganya jadi terganggu. Sebab orang yang mengirim teror ke keluarga pak DK itu, ternyata juga mengirim teror ke keluarga Tantri. Keluarga Tantri benar - benar sangat ketakutan dan sangat panik. Mama, papa, kakak, dan nenek Tantri semuanya satu persatu diganggu oleh hantu kuntilanak. Makin lama, teror makin menjadi dan akhirnya kakaknya Tantri mulai protes.
Waktu itu Tantri merasa sangat bersalah. Di satu sisi sebenarnya dia tidak ingin memiliki kemampuan supranatural, apalagi mempergunakan kemampuan tersebut untuk menolong banyak orang. Tapi di sisi lain, semakin Tantri menghindar dari perkara gaib itu, para makhluk gaib juga semakin gencar mengganggu Tantri. Tantri bingung mesti gimana. Karena rasa bersalahnya itu, akhirnya Tantri meyakinkan keluarganya kalau ia bakal menyelesaikan masalahnya sesegera mungkin.
Untuk segera mengakhiri teror, akhirnya Tantri mendatangi rumah pak DK. Di sana RF kembali kesurupan, bahkan mencoba untuk bunuh diri. Semua berusaha mencegahnya, tetapi RF semakin mengamuk membabi buta. Akhirnya RF berhasil diikat. Setelah semuanya memanjatkan doa, teror kemudian diakhiri oleh Tantri dengan membakar kembang kantil yang digunakan si pengirim untuk meneror keluarga Tantri dan pak DK.
Akhirnya semuanya berakhir baik. RF berhasil disadarkan. Sementara ilmu hitam yang dikirim oleh si pengirim, akhirnya berbalik ke diri mereka sendiri. Dan mereka pun tewas mengenaskan. Keluarga pak DK berterima kasih atas bantuan Tantri.
=======
Kisah ini mempunyai pesan moral yang bermakna, untuk berhati - hati dalam bertindak dan menyikapin kelakuan baik/buruknya orang lain kepada kita. Berbuatlah baik kepada orang lain agar kita mendapatkan kebaikan juga dari orang lain. Aamiin....
Selesai.....