Langsung ke konten utama

TEROR HANTU PENYIKSA

Suryani, seorang nenek tua tiba  -   tiba saja lumpuh dan kehilangan suara (bisu) setelah melihat penampakan sosok hantu perempuan. Para pembantu yang bekerja di rumah Suryani juga ketakutan dan akhirnya menolak bekerja di rumah Suryani. Karena hal tersebut, akhirnya Wandah cucu Suryani tinggal di rumah itu untuk menemani Suryani. Tantri melihat rumah Suryani dan merasakan kalau ada sesuatu yang tidak beres disana. Tantri melihat penampakan hantu perempuan berpakaian zaman dulu dan rambut pendek. Tantri mencoba memperingatkan Wandah. Tetapi Wandah merasa kalau Tantri hanyalah bocah aneh. 

Di rumah, Wandah memilih kamar bekas almarhum kakeknya yang digembok. Wandah kemudian menghancurkan gembok tersebut dan membersihkan kamar. Di dalam kamar tersebut, Wandah menemukan sebuah kotak hitam yang digembok. Wandah juga memaksa untuk membuka kotak hitam itu, dan menemukan sebuah bayonet. Wandah kesal karena isinya tidak berharga. Dia pun membuangnya. Tapi ternyata benda itu selalu kembali lagi dengan misterius, meskipun sudah berkali   -        kali dibuang. 

Tantri merasa ada bahaya yang mengintai Wandah. Tengah malam, Tantri sampai memaksa mama papanya untuk mengantarkannya ke rumah Wandah. Bukannya mendengarkan, tapi Wandah justru marah -  marah. 

Karena tidak mendengarkan peringatan Tantri, Wandah mengalami hal yang mengerikan. Ada penampakan hantu perempuan yang rambutnya hampir botak. Selain itu, juga ada rambut  -  rambut panjang yang menyiksanya dan juga nek Suryani. Untung Tantri dan orang tuanya menolong Wandah dan nek Suryani tepat waktu. Tantri dan mama papanya juga mengamankan Wandah dan nek Suryani ke tempat lain. 

Meskipun Wandah dan neneknya sudah diamankan ke tempat lain, Tantri masih saja gelisah. Mama sudah hapal banget gimana Tantri itu, kalau masalah yang dia hadapi belum tuntas benar, pasti Tantri kepikiran terus.  Mangkanya dia mau meditasi aja supaya pikirannya lebih tenang. 

Ternyata masalahnya nggak sampai di situ. Setelah diamankan ke tempat lain, ternyata hantu itu masih saja meneror nek Suryani dan Wandah. Wandah bahkan sampai diculik oleh hantu itu, dan dibawa ke dunia lain. Berkat penglihatan mata batinnya, Tantri pun akhirnya tau dimana Wandah berada. Akhirnya Tantri pun berhasil menyelamatkan Wandah dan membawanya kembali ke dunia manusia. Setelah itu,  Tantri meminta Wandah untuk pindah dari rumah itu. Tak lupa, Wandah pun juga menguburkan rambut yang dia temukan. Dan Tantri juga  menyarankan Wandah agar semua barang peninggalan mendiang kakeknya  disumbangkan ke museum. Wandah pun melaksanakan semua yang disarankan sama Tantri. 

Setelah rambut itu dikubur, Wandah dan neneknya pindah. Rumah peninggalan bu Suryani diserahkan ke pemerintah untuk fasilitas warga. Sejak itu, Wandah dan bu Suryani tidak diganggu lagi oleh arwah perempuan penasaran itu. Dekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa dan rajinlah berdoa, supaya kita tidak diganggu oleh makhluk gaib yang jahat. Aamiin.... 

Selesai.... 

Postingan populer dari blog ini

TUGAS BAHASA INDONESIA UT

Soal nomor 1:  Kedudukan Bahasa Indonesia: Bahasa Nasional dan Bahasa Negara Bahasa Indonesia memiliki dua kedudukan penting yang sering kali dianggap sama, padahal keduanya memiliki makna dan fungsi yang berbeda satu sama lain. Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Nasional Kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional bersifat sosiologis dan emosional, yakni berkaitan erat dengan identitas dan semangat pemersatu bangsa. Kedudukan ini tidak lahir dari sebuah undang-undang, melainkan tumbuh dari kesadaran kolektif para pemuda Indonesia yang diikrarkan melalui Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 . Sejak saat itulah bahasa Indonesia diakui sebagai bahasa persatuan seluruh rakyat Indonesia. Dalam kedudukannya sebagai bahasa nasional, bahasa Indonesia mengemban empat fungsi utama. Pertama, ia berperan sebagai lambang kebanggaan nasional yang mencerminkan nilai-nilai luhur dan jati diri bangsa. Kedua, bahasa Indonesia berfungsi sebagai lambang identitas nasional yang menjadi ciri k...

DRAFT TUGAS ARTIKEL ILMIAH PPKN UT

Peran Keluarga dalam Membangun Demokrasi yang Beradab 📚 Pendahuluan Demokrasi di Indonesia adalah amanat konstitusional yang berlandaskan pada Pancasila. Namun, praktik demokrasi yang ideal tidak hanya diukur dari aspek prosedural, seperti pemilihan umum, melainkan dari kualitas keberadaban warganya dalam berinteraksi politik dan sosial. Demokrasi yang beradab (civilized democracy) menuntut adanya etika, moralitas, toleransi, dan tanggung jawab yang tinggi dari setiap individu (Al-khansa & Dewi, 2021). Sejak era reformasi, Indonesia menghadapi tantangan serius terhadap kualitas keberadaban ini. Reformasi, yang awalnya membawa euforia kebebasan, ironisnya turut menciptakan masalah baru seperti peningkatan korupsi, vandalisme, dan yang paling krusial, hilangnya karakter bangsa yang dulunya dikenal santun dan berbudaya (Rahardjo, 2010). Krisis karakter ini secara langsung mengancam fondasi demokrasi yang sehat. Fenomena ini menunjukkan adanya kelemahan dalam proses pembentukan karakt...

CHAT RANDOM PAK KETU

 [2/5 11:48 AM] +62 856-4843-2105: tadi ngga jadi maju soalnya kamu gaada [2/5 11:48 AM] +62 856-4843-2105: diundur minggu depan kelompok kita [8/5 6:40 PM] Elzandra Angelynora: Besok jadi online jam berapa kak.. aku barusan masuk grup info soalnya [8/5 6:56 PM] +62 856-4843-2105: kenapa kok keluar grup? [8/5 7:24 PM] Elzandra Angelynora: Yg grup informasi psi.a1 itu kan aku barusan masuk kak.. jadi nggak tau infonya. Kemarin semua grup kelas aku keluar soalnya kan kebanyakan grup dan kemarin nggak tau tiba-tiba jengkel sama anak-anak, nggak tau kenapa. [8/5 7:30 PM] +62 856-4843-2105: usia udah kepala 2, harusnya udah bisa ngontrol emosi lebih baik [8/5 7:31 PM] +62 856-4843-2105: besok online jam 1 siang [8/5 7:40 PM] Elzandra Angelynora: Iya kak.. pelan-pelan berusaha gitu, cuma kan karena efek PMS jadi tiba-tiba kayak gitu. Kalau bukan karena PMS nggak mungkin aku jengkel sama anak-anak secara tiba-tiba tanpa ada sebab yg jelas. [8/5 8:15 PM] +62 856-4843-2105: oalah [8/5 8:15 ...