Pertumbuhan (growth) adalah peningkatan jumlah dan besar sel di seluruh bagian tubuh. Pertumbuhan adalah perubahan secara fisiologis fisiologis sebagai hasil dari proses pematangan fungsi-fungsi fisik yang berlangsung secara normal pada anak yang sehat pada waktu yang normal. Pertumbuhan juga bisa diartikan sebagai proses transmisi dari konstitusi fisik (keadaan tubuh atau keadaan jasmaniah) yang herediter dalam bentuk proses aktif secara berkesinambungan. Sedangkan perkembangan (development), adalah perubahan secara berangsur-angsur dan bertambah sempurnanya fungsi alat tubuh, meningkat dan meluasnya kapasitas seseorang melalui pertumbuhan, kematangan, atau kedewasaan, dan pembelajaran. Pertumbuhan dan perkembangan tingkah laku anak-anak tidak sederhana saja, tapi mempunyai seluk beluk sangat kompleks dan waktu berlangsungnya panjang, yaitu dari embrio sampai dewasa maka perlu pembagian waktu tahap-tahap perkembangannya perlu periodisasi perkembangan anak.
belajar berjalan pada usia 9 – 15 bulan.
belajar makan-makanan padat. belajar berbicara, belajar buang air besar dan kecil.
belajar mengenal perbedaan jenis kelamin,
mencapai kestabilan jasmaniah fisiologis,
membentuk konsep-konsep sederhana, kenyataan sosial dan alam. Serta belajar mengadakan hubungan emosional dengan orrang tua, saudara, dan orang lain. Dan masih banyak lagi.
Tugas Perkembangan Masa Remaja (12-21 tahun) antara lain
mencapai hubungan yang lebih matang dengan teman sebayanya, mencapai peran sosial sebagai pria dan wanita, menerima keadaan fisik dan menggunakannya secara efektif. Dan juga mencapai kemandirian emosional dari orang tua dan orang dewasa lainnya, mencapai jaminan kemandirian ekonomi, memilih dan mempersiapkan karir. Mempersiapkan pernikahan dan hidup berkeluarga.
Mengembangkan keterampilan intelektual dan konsep-konsep yang diperlukan bagi warga negara.
Mencapai perilaku yang bertanggung jawab secara sosial.
Memperoleh seperangkat nilai sistem etika sebagai petunjuk/pembimbing dalam berperilaku.
Fungsi psikologi perkembangan dapat menjelaskan adanya kemampuan untuk menjelaskan mengenai bagaimana dan apa saja yang bisa kita dapatkan dalam melihat pola perilaku dan tingkah laku yang terjadi. Serta dapat lebih memprediksi untuk meramalkan dan juga mengapa hubungan tingkah laku tersebut bisa terjadi. Dan juga hal- hal yang berhubungan dengan pengendalian adalah dalam mengendalikan tingkah laku seseorang yang memang sesuai dengan apa yang diharapkan.
Manfaat mempelajari pertumbuhan dan perkembangan anak di antaranya: kita bisa lebih paham mengenai tingkah laku setiap individu yang sesuai dengan tingkat perkembangannya. Dalam hal ini dapat kita ketahui juga kapan seseorang individu tersebut bisa mengetahui perkembangan apa yang diberikan di dalamnya dan hal- hal apa saja yang harus kita persiapkan nanti.
Dengan mempelajari banyak mengenai psikologi perkembangan juga diharapkan kita mampu lebih paham mengenai diri sendiri dan juga adanya individu yang pada umumnya jauh lebih baik, sehingga bisa mengembangkan dan melakukan pembinaan dalam kehidupan yang lebih positif. Dimana adanya tuntutan guru dan juga bantuan dalam perkembangan fisik maupun psikis anak nantinya yang jauh lebih optimal. Adanya tujuan dan juga cara serta strategi belajar yang dilakukan untuk melihat seberapa besar tingkat intelektual anak dan kita juga bisa lebih paham mengenai hal kebenaran dan cara pembentukan perilaku yang menghindarkan diri kita salah paham pada anak.
Dengan mempelajari psikologi perkembangan juga kita bisa lebih mendapatkan pengetahuan mengenai cara atau bagaimana memberikan reason yang tepat pada perilaku anak.
https://scholar.google.com, Hidayati, Nerangsang Pertumbuhan Dan Perkembangan Anak Dengan Pembelajaran Tematik Terpadu.
https://yankes.kemkes.go.id/Tugas-Perkembangan-Anak-Dan-Stimulasinya
https://dosenpsikologi.com/manfaat-belajar-psikologi-perkembangan-manusia