[17/8 12:32 PM] Elzandra Angelynora: Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Yth. Sdri. Tarisha Jafna
Pengirim: Elzandra Angelynora yang sudah lenyap dari psikologi A1 angkatan 2022
Sebelumnya minta maaf dulu sist. Maaf kalau nge-chat pas sabtu-sabtu gini.
1. Aku memohon maaf ke kamu pribadi atas semua kesalahan yang telah aku lakukan selama ini ke kamu. Baik itu salah kata ataupun perbuatan, dari lubuk hati yang paling dalam aku memohon maaf yang sebesar-besarnya.
2. Tolong sampaikan permintaan maafku ke anak-anak A1, utamanya yang pernah sekelompok sama aku.. atau mungkin ke circle kamu. Mohon maaf yang sebesar-besarnya, dosa dan kesalahanku terlalu banyak untuk kalian semua. Allah kan tidak akan mengampuni dosa manusia kepada sesamanya sebelum dimaafkan oleh orang yang bersangkutan. Jadi aku pribadi minta maaf ke semua anak A1, termasuk kamu.. maaf kalau selama ini aku dzolim sama anak² A1. Tapi sebenarnya kita itu impas, anak-anak A1 terutama mereka-mereka itu, juga banyak dosanya ke aku, impas, sama-sama punya dosa. Tapi dengan lapang hati aku sudah memaafkannya kok.
[17/8 12:32 PM] Elzandra Angelynora: 3. Tolong sampaikan ke anak-anak A1 yang masih menyimpan nomor WhatsApp aku atau masih memfollow akun Instagramku, dihimbau untuk menghapus atau memblokir nomor handphone-ku dan memblokir akun Instagramku. Tujuannya supaya anak-anak A1 nggak punya dendam kesumat sama aku, supaya lebih gampang memaafkanku dan lebih cepat move on dari aku.
4. Mohon doa dari kalian semua termasuk kamu kak, supaya rahasiaku nggak terbongkar kalau aku mengajukan cuti tanpa sepengetahuan orang tuaku. Aku sekarang ini ketar-ketir takut mamaku ngechat walas kita, dan akhirnya nanti rahasiaku terbongkar kalau aku cuti tanpa sepengetahuan orang tuaku. Aku bingung aku harus gimana kalau rahasiaku terbongkar, karena aku di keluargaku diam-diam aja. Tapi di luaran di teman-temanku aku koar-koar kalau aku sekarang ini lagi cuti kuliah.
[17/8 12:33 PM] Elzandra Angelynora: 5. Aku terpaksa ngambil cuti ini karena ya anak-anak sudah tau lah kalau aku sekarang lagi krisis ekonomi.. dan aku ingin membersihkan nama baikku supaya hidupku tenang.
Aku pengen membersihkan nama baikku karena aku sudah dicap jelek sama anak-anak A1 dan udah nggak punya muka di depan anak-anak A1, udah complicated sejak semester 3. Sudah berusaha tak perjuangkan supaya hubunganku dengan teman-teman sekelas membaik tapi ternyata gagal. Aku nggak bisa bayangin kalau semester depan nggak cuti, keadaannya tambah parah, bisa-bisa mentalku kena. Jadi dengan terpaksa aku ngambil cuti, padahal sebenarnya orang tuaku gak mau aku cuti.
[17/8 12:34 PM] Elzandra Angelynora: 6. Tolong bilang ke anak-anak A1 dan tanamkan baik-baik di diri kalian semua.. anggap aja kalian semua itu nggak pernah kenal sama aku (aku nggak pernah ada di kehidupan kalian) atau anggap aja aku sudah di kuburan. Sumpah demi Allah aku gak mau balik lagi ke kelas A1.. semua yang aku lakukan biar bisa survive di perkuliahan bersama kalian sia-sia. Mungkin ini bisa jadi bahan muhasabah diriku untuk kedepannya aku lebih profesional ketika belajar bersama adik kelas. Mungkin ini balasan dari Allah karena aku gak dengerin guruku dan aku ngata-ngatain temenku, sehingga aku diperlakukan kayak gini sama mereka.
7. Setelah ini aku gak akan menghubungi kamu atau anak-anak A1 lagi.. aku harus move on dari kalian semua, dan memulai lembaran baru yang lebih baik bersama adik kelas.
[17/8 12:34 PM] Elzandra Angelynora: Udah segini aja dulu hal² yg ingin aku sampaikan sama kamu, maaf kalau aku ngusik kamu ngehubungin kamu sist, aku banyak memendam sendiri mengenai apa yg aku rasakan terkait kalian, aku gak kuat memendam unek-unek ku yg tak sampaikan ke kamu ini, tapi aku bingung harus speak up ke siapa. Dan sampai kapan aku memendam ini semua sendiri. Ya mungkin nanti tak sampaikan ke walas kita kalau aku ketemu tatap muka sama beliau. Sekian terima kasih, wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Hormat saya,
Elzandra Angelynora yang sudah lenyap dari psikologi A1 angkatan 2022
.
[17/8 12:36 PM] +62 821-3287-1110: hmm
[17/8 12:36 PM] +62 821-3287-1110: Katanya pas ngomong sama Dian, kamu sudah ijin ke mamah mu
[17/8 12:48 PM] Elzandra Angelynora: Ya iya aku sok cool aja bilang kayak gitu ke Dian. Padahal sebenarnya mamaku nggak tau kalau aku mengajukan cuti kuliah dan sudah resmi cuti karena sudah sampai di tahap sudah ditanda tangani Direktorat akademik. Soalnya sebenarnya mamaku meskipun gini-gini gak ada uang tapi masih kepingin aku kuliah, tapi aku udah emoh gamau ngelanjutin perkuliahan ku bersama kalian anak-anak A1. Udah terlalu complicated rumit situasinya dari semester 3. Udah kita putus pertemanan aja, gak usah inget-ingat aku lagi. Emang dari awal aku salah, aku zalim sama kalian semua. Sekarang aku sadar kalau cari teman itu harus cari yang setara dan searah. Aku baru sadar kalau ternyata selama ini aku gak setara sama kalian dan nggak searah. Sorry ya. Nggak papa kalau kamu mau blokir nomorku sama ig-ku gak papa kok.
[17/8 6:44 PM] Elzandra Angelynora: Sist.. aku minta tolong, tolong banget jangan ungkit-ungkit dan buka-buka aibku (yg soal jelek-jeleknya aku) di depan anak-anak kelas, apalagi anak-anak angkatan kita, apalagi adik kelas. Biar aku gak punya catatan hitam gitu loh di perkuliahan, nanti takutnya kalau aibku kebuka dan ada catatan hitam, takutnya adik kelas gak mau sama aku. Tolong bilang ini juga ke circle kamu, oke. Aku janji, ini aku ngehubungi kamu untuk yang terakhir kalinya. Excuse me, please.
[17/8 8:50 PM] +62 821-3287-1110: iya ada apa
[17/8 9:10 PM] Elzandra Angelynora: Ini say
[17/8 9:12 PM] Elzandra Angelynora: Kejelekanku tolong ditutup rapat². Soalnya track record ku di kelas kan jadi pertimbangan juga untuk adik kelas kita untuk nerima aku & gimana cara mereka mempergauli aku kelak.
[17/8 9:13 PM] +62 821-3287-1110: hmm