Bu Halimah adalah seorang perempuan tua yang tinggal tidak jauh dari rumah Tantri. Karena itu, Tantri dan bu Halimah sangat dekat. Sebab, Tantri dan bu Halimah sering jalan - jalan sore bersama di taman. Suatu ketika, anak dan menantu bu Halimah memutuskan untuk membawa bu Halimah ke panti jompo.
Hal itu membuat Tantri menjadi kuatir. Tantri kuatir karena mimpi buruknya tentang panti jompo yang dihuni banyak arwah penasaran.
Tantri ngotot kepada orang tuanya untuk minta diantar ke tempat bu Halimah. Ternyata di panti tersebut, bu Halimah kerap diteror, bahkan sempat jatuh dari tangga. Beberapa staf dan perawat panti itu juga sering sekali diteror sama roh gentayangan yang ada di sana. Tapi seorang pengurus panti bernama Didit tidak mempercayai hal tersebut walau dirinya kerap didatangi oleh arwah penasaran. Karena dia tidak memikirkan hantu yang ada di pikirannya hanya harta.
Didit selalu sok baik dan perhatian kepada semua penghuni panti. Tapi, di balik sikapnya yang baik itu, ternyata aslinya Didit itu sangat jahat. Ia dengan tega membunuh satu persatu penghuni yang ada di panti itu, dan mengatakan kepada anak - anak mereka kalau orang tuanya dalam keadaan baik - baik saja. Padahal, itu semua cuma akal - akalan dia agar anak - anak mereka terus mengirimkan uang ke panti itu. Hasilnya, Didit mendapat keuntungan besar. Tanpa diduga, Didit juga ingin menghabisi nyawa bu Halimah demi keuntungan pribadi. Hal itu membuat Tantri semakin kuatir, selalu meminta mama dan papa Untuk mengantarkannya ke panti jompo.
Sesampainya di sana, ternyata benar firasat Tantri. Bu Halimah benar - benar dalam bahaya, karena dirinya dikejar - kejar oleh Didit untuk dibunuh. Ternyata, bu Halimah disembunyikan oleh arwah Bu Rati.Bu Rati tidak ingin bu Halimah dihabisi oleh Didit. Keadaan panti semakin kacau, karena arwah - arwah itu mendesak Didit untuk bertanggung jawab. Akhirnya perbuatan Didit terungkap, dia dijebloskan ke penjara. Sejak itu, di panti keadaannya lebih tenang, dan tidak ada lagi teror dari makhluk gaib. Arwah bu Rati yang memberi pelajaran ke Cindy. Sejak saat itu, penyakit Cindy nggak main - main. Kedua kakinya lumpuh dan mengalami traumatik yang mendalam. Sejak itu, Cindy mau merawat bu Halimah. Tantri senang bisa menolong bu Halimah dari marabahaya. Haruslah banyak berbuat baik untuk menambah karma baik. Dekatkanlah diri kita kepada yang maha kuasa. Aamiin...
Selesai...