Peristiwa menyeramkan ini nggak jauh dari tempat Tantri tinggal. Parah banget, ada makam yang dibongkar. Banyak warga yang dibuat resah, apalagi dibongkarnya makam itu, ada kaitannya dengan mitos jum'at kliwon.
Rani yang juga karyawan papanya Tantri juga tidak bisa bekerja. Papanya Tantri sangat mengerti karena tau masalah yang dihadapi oleh Rani. Apalagi Dini tidak bisa bicara, karena takut dengan papanya yang bernama Rifki.
Sejak saat itu, pak Rifki jual soto ayam. Dagangannya laris manis, banyak orang datang dari jauh - jauh cuman makan soto ayam pak Rifki. Tapi anehnya, semakin laris dagangan soto pak Rifki, Dini malah makin takut dengan papanya.
Kabar makam yang dibongkar itu semakin heboh. Warga nggak berani lewat di depan makam. Selain bau, mereka juga sangat takut.
Tantri malam itu sangat ketakutan, sampai keluar keringat dingin. Dia takut banget hantu kakek itu balik lagi. Sepanjang malam mamanya Tantri selalu menenangkan Tantri. Tantri cerita ke mamanya kalau dia diikutin makhluk gaib karena telah menolong temannya yang bernama Dini.
Tantri pergi tanpa membawa lonceng milik neneknya. Meski kuatir, tapi Mamanya Tantri akhirnya sangat bangga dengan keyakinan yang dimiliki Tantri. Juga keteguhannya untuk menolong sesama orang lain.
Sesampainya di rumah Dini, Tantri merasakan aura yang tidak enak di sana. Setelah diselidiki ternyata ada benda yang disembunyikan dan itulah yang menjadi kunci dari semua teror yang dialami keluarga Rani.
Malam itu keluarga Tantri menjadi saksi atas perbuatan sesat Rifki yang nyaris mencelakakan keluarga Rifki. Peristiwa yang sangat menyeramkan ini memberi banyak pelajaran. Dalam melakukan segala hal hendaklah selalu ke jalan kebenaran.
Aamiin....
Selesai....