Tantri pernah mengingatkan Aalubi, Aatali, Lili, SY, dan Aa - Aa agar jangan ikut persami karena tempatnya angker. Tapi mereka semua tidak mau mendengarkan Tantri. Inilah akhirnya, Tantri harus berhadapan dengan arwah Nancy. Arwah yang menyembunyikan mereka semua.
Mama sangat bingung melihat Tantri seperti itu. Baru kali ini Tantri terlihat seemosional ini. Hati mama jadi deg - degan, lalu dia berpikir, seseram apa penglihatan Tantri tentang mereka semua. Mereka memang kurang mempercayai apa yang bisa dilihat sama Tantri. Hati mama semakin sedih. Apalagi, setelah mendengar cerita Tantri, teror - teror itu semakin menjadi, apalagi hari sudah semakin malam. Mama akhirnya ingat, kalau dulu, sewaktu Tantri masih dalam kandungan, ada orang pintar yang mengingatkannya agar Tantri jangan pernah pergi ke hutan jika dia belum dewasa dan ilmunya belum memadai. Andaikan waktu itu ia ingat, nggak akan ia izinkan Tantri untuk ikut persami.
Karena kuatir, keesokan harinya mamanya Tantri tiba - tiba jatuh sakit dan meriang. Papanya Tantri bilang, saat lagi parah - parahnya, mamanya Tantri mengigau memanggil -manggil nama Tantri dan kakaknya. Papanya Tantri bingung, kenapa mamanya Tantri jadi seperti itu. Lalu dokter bilang, kalau mamanya Tantri punya ikatan batin dengan Tantri makanya jadi meriang karena memikirkan Tantri. Akhirnya papanya Tantri ngerti kalau Tantri dan kakaknya dalam bahaya. Lalu hari berikutnya meriangnya mama Tantri sembuh total.
Lalu siang harinya, mamanya Aalubi,Aatali, SY, lili, dan Aa - Aa datang ke rumah, dan mereka semua bercerita kalau beberapa hari ini sering mengalami mimpi buruk tentang anak - anaknya yang lagi disembunyikan arwah penasaran. Mamanya Aalubi dan Aa - aa meminta maaf kepada mamanya Tantri, karena sudah tidak mempercayai omongan Tantri. Akhirnya mereka bersama - sama menyusul ke tempat perkemahan, karena mendapat kabar kalau Aalubi dkk hilang. Tapi saat nyampe sana , ternyata Aalubi yang menghilang bisa kembali. Tantri dan Mamanya merasa ada kejanggalan , yang semuanya itu adalah kesalahan besar dari Aalubi dkk. Tapi mamanya Aalubi dkk sudah terlanjur bahagia menemukan anaknya. Tetapi selanjutnya, beberapa hari yang sama, Tantri selalu bermimpi hal yang sama tentang anak -anak yang disembunyikan arwah penasaran, lalu mamanya Aalubi datang lagi ke rumahnya Tantri. Mamanya Aalubi menceritakan tentang keanehan - keanehan yang terjadi di rumahnya belakangan ini, seperti ada jejak tanah merah, ada gulungan rambut pirang padahal di rumahnya tidak ada yang berambut pirang, dan yang lebih parahnya lagi, Aalubi ngamuk kalau mamanya lagi sembahyang. Di rumahnya Tantri, mereka semua hampir diserang sama arwah Nancy. Untungnya, energi negatif itu bisa dilawan berkat doa dari semuanya. Dalam perjalanan menuju perkemahan pun, semua yang ada di mobil elf tidak ada yang berhenti berdoa. Tantri bilang ke orang tuanya, kalau arwah Nancy membuntuti mereka. Tetapi ia tidak bisa mendekat karena kekuatan doa dari Tantri dan semuanya.
Sesampainya di bumi perkemahan, akhirnya mamanya Tantri ngerti kenapa Tantri gak boleh masuk ke hutan kalau dia belum dewasa dan ilmunya belum memadai. Disana Tantri tampak sangat terganggu, karena berulang kali diserang Indra keenamnya sendiri. Dan Tantri sempat kejang -kejang di sana. Berkat doa dari orang tua Tantri dan semuanya, akhirnya anak -anak bisa diselamatkan. KTP almarhum Nancy yang ditemukan sama mamanya Tantri akhirnya diserahkan ke pihak kepolisian untuk diproses. Tidak membutuhkan waktu yang lama, akhirnya polisi berhasil menemukan orang tuanya almarhum Nancy dan mengembalikan jasad anak mereka. sedangkan teman. - teman Tantri seperti Viostin DS, MN, JK, ICH, Aatali, Aalubi, SI, SY, AN, dan MKM memang bisa diselamatkan oleh Tantri. Tetapi, penglihatannya jadi buram, menjadi orang gagap, dan jadi mengalami traumatik. Lama setelah pengobatan sana - sini selama dua tahun, akhirnya matanya Aalubi dkk bisa berfungsi lagi.