Langsung ke konten utama

TANTRI DITEROR HANTU JENGLOT

Malam itu,  Tantri bercerita kepada mamanya tentang hantu jenglot. Hantu jenglot itu datang,  dan menginginkan Tantri. Tantri ketakutan dengan hantu jenglot itu. Sosoknya kurus, berambut panjang, dengan kuku -  kuku yang panjang sekali. Sebetulnya wujud itu hanya sebesar jari orang dewasa,  tapi karena selalu diberi darah,  menjadi besar seperti manusia.  

Hari itu mamanya Tantri marah  -marah sama Tantri. Gimana nggak marah, sudah berulang kali dinasehati supaya jangan bermain dengan teman -  temannya yang nggak terlihat itu. Tapi Tantri masih aja ngeyel bermain dengan teman  -temannya yang nggak kelihatan itu. Malam itu, Tantri disuruh mamanya tidur di kamarnya. Ternyata Tantri menemui neneknya dan ingin tidur bersama neneknya, gara-gara takut dengan hantu jenglot itu.  

Esok harinya, saat pulang sekolah,  Tantri bertemu dengan tetangganya yang bernama Risma. Risma yang lagi jalan nggak konsentrasi karena telinganya ditutupi headset, Risma tidak menyadari keadaan sekitarnya, Tantri yang melihat itu nggak bisa berbuat apa - apa, Risma diculik sama dukun ilmu hitam itu. Awal dari pertemuannya dengan Risma itulah,  menjadi awal dari teror di rumah keluarga Tantri. Di mata keluarga Tantri, Risma adalah orang yang periang, ternyata menyimpan sejuta misteri.  

Malam itu terasa malam yang menakutkan bagi keluarga Tantri. Makhluk astral itu datang dalam wujud Risma, mamanya Tantri dan lainnya tidak menyadari kalau yang datang ke rumahnya itu bukanlah Risma, tapi hantu jenglot. 

Tante Ratih orang tuanya Risma juga mengalami hal yang serupa. Dia diteror makhluk gaib dalam wujud Risma. Dia sangat bersyukur karena selama ini Risma yang suka keluyuran sekarang jadi pendiam dan suka tinggal di rumah. Karena merasa ada kejanggalan, papanya Tantri menelpon Bu Ratih. Tapi suara Ratih agak berbeda dari biasanya. Dari situlah mulai terasa janggal, soalnya papanya Tantri telpon tapi ada yang ngangkat, padahal waktu itu Bu Ratih lagi tidur siang. 

Hantu jenglot itu akhirnya mencelakai satu persatu keluarga Tantri. Dimulai dari neneknya Tantri, yang biasanya bisa bangun tapi cuma bisa duduk di kursi roda, sekarang menjadi sakit -  sakitan dan hanya bisa berbaring. Lalu hal yang serupa juga berlanjut kepada kakaknya Tantri.  Saat mamanya Tantri hendak mengecek keadaan mereka berdua, mamanya Tantri juga kena teror hantu jenglot itu. Mamanya Tantri nggak langsung ngeh, baru setelah agak sadar dia melihat sosoknya, dan betapa terkejutnya mamanya Tantri kalau sosok yang dia lihat itu jenglot. Mamanya Tantri pun juga mengalami hal yang serupa seperti nenek dan kakaknya Tantri. 

Belum lagi masalah di keluarga Tantri selesai, tante Ratih dateng. Tante Ratih menceritakan masalah yang menimpa keluarganya, Katanya gara-gara hantu jenglot itu suaminya meninggal kena serangan jantung. Tantri jadi bingung, di satu sisi keluarganya tengah ada masalah, di sisi lain Bu Ratih juga memerlukan pertolongannya untuk menyelamatkan Risma yang asli, karena Risma yang datang ke rumahnya adalah jenglot. Tantri jadi bingung mesti gimana. 

Demi menolong keluarganya, Tantri rela mengorbankan dirinya mendatangi Dukun itu dengan diantar oleh teman gaibnya. Mamanya Tantri nggak nyangka kalau Tantri bisa senekat itu. Semuanya hanya satu, Tantri berharap keluarganya bisa selamat. 

Malam itu,  Tantri berhasil menyelamatkan Risma  dan menaklukkan hantu jenglot. Dukun itu menghilang. Kakaknya Tantri dan dua belas arwah yang menjadi tumbal dukun itu akhirnya kembali. Jenglot itu pun akhirnya musnah seiring dengan hilangnya dukun itu. Papanya Tantri yang dikerjain makhluk halus kesasar di kuburan. 

Tantri selalu berdoa, semoga kedepannya tidak ada kejadian yang seperti ini lagi. Dan Tantri selalu berdoa untuk semuanya , semoga Tuhan melindungi keluarganya dan semua orang, Aamiin.... 

Selesai.... 

Postingan populer dari blog ini

TUGAS BAHASA INDONESIA UT

Soal nomor 1:  Kedudukan Bahasa Indonesia: Bahasa Nasional dan Bahasa Negara Bahasa Indonesia memiliki dua kedudukan penting yang sering kali dianggap sama, padahal keduanya memiliki makna dan fungsi yang berbeda satu sama lain. Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Nasional Kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional bersifat sosiologis dan emosional, yakni berkaitan erat dengan identitas dan semangat pemersatu bangsa. Kedudukan ini tidak lahir dari sebuah undang-undang, melainkan tumbuh dari kesadaran kolektif para pemuda Indonesia yang diikrarkan melalui Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 . Sejak saat itulah bahasa Indonesia diakui sebagai bahasa persatuan seluruh rakyat Indonesia. Dalam kedudukannya sebagai bahasa nasional, bahasa Indonesia mengemban empat fungsi utama. Pertama, ia berperan sebagai lambang kebanggaan nasional yang mencerminkan nilai-nilai luhur dan jati diri bangsa. Kedua, bahasa Indonesia berfungsi sebagai lambang identitas nasional yang menjadi ciri k...

DRAFT TUGAS ARTIKEL ILMIAH PPKN UT

Peran Keluarga dalam Membangun Demokrasi yang Beradab 📚 Pendahuluan Demokrasi di Indonesia adalah amanat konstitusional yang berlandaskan pada Pancasila. Namun, praktik demokrasi yang ideal tidak hanya diukur dari aspek prosedural, seperti pemilihan umum, melainkan dari kualitas keberadaban warganya dalam berinteraksi politik dan sosial. Demokrasi yang beradab (civilized democracy) menuntut adanya etika, moralitas, toleransi, dan tanggung jawab yang tinggi dari setiap individu (Al-khansa & Dewi, 2021). Sejak era reformasi, Indonesia menghadapi tantangan serius terhadap kualitas keberadaban ini. Reformasi, yang awalnya membawa euforia kebebasan, ironisnya turut menciptakan masalah baru seperti peningkatan korupsi, vandalisme, dan yang paling krusial, hilangnya karakter bangsa yang dulunya dikenal santun dan berbudaya (Rahardjo, 2010). Krisis karakter ini secara langsung mengancam fondasi demokrasi yang sehat. Fenomena ini menunjukkan adanya kelemahan dalam proses pembentukan karakt...

CHAT RANDOM PAK KETU

 [2/5 11:48 AM] +62 856-4843-2105: tadi ngga jadi maju soalnya kamu gaada [2/5 11:48 AM] +62 856-4843-2105: diundur minggu depan kelompok kita [8/5 6:40 PM] Elzandra Angelynora: Besok jadi online jam berapa kak.. aku barusan masuk grup info soalnya [8/5 6:56 PM] +62 856-4843-2105: kenapa kok keluar grup? [8/5 7:24 PM] Elzandra Angelynora: Yg grup informasi psi.a1 itu kan aku barusan masuk kak.. jadi nggak tau infonya. Kemarin semua grup kelas aku keluar soalnya kan kebanyakan grup dan kemarin nggak tau tiba-tiba jengkel sama anak-anak, nggak tau kenapa. [8/5 7:30 PM] +62 856-4843-2105: usia udah kepala 2, harusnya udah bisa ngontrol emosi lebih baik [8/5 7:31 PM] +62 856-4843-2105: besok online jam 1 siang [8/5 7:40 PM] Elzandra Angelynora: Iya kak.. pelan-pelan berusaha gitu, cuma kan karena efek PMS jadi tiba-tiba kayak gitu. Kalau bukan karena PMS nggak mungkin aku jengkel sama anak-anak secara tiba-tiba tanpa ada sebab yg jelas. [8/5 8:15 PM] +62 856-4843-2105: oalah [8/5 8:15 ...