Hari ini mamanya Tantri kedatangan salah seorang keponakannya bernama Icha, tapi masih keponakan jauh dan dia kuliah di salah satu universitas islam di Sidoarjo. Tantri bertemu dengan Icha dan melihat sesuatu yang buruk yang akan terjadi pada Icha.
Pertemuan dengan Icha itu membuat mamanya Tantri cemas. Baru saja bertemu dengan Icha, Tantri melihat sesuatu yang aneh pada diri Icha. Tantri merasa mual dan langsung muntah-muntah. Mamanya Tantri jadi sungkan sama Icha, di kamar mandi Tantri melihat gambaran mata batinnya tentang Icha.
Mamanya Tantri menjadi bingung dengan apa yang terjadi pada Tantri. Setelah Icha pamitan pulang, Mamanya Tantri langsung menanyakan ke Tantri dan ia sangat kaget dengan jawaban Tantri.
Tantri menggambar sesuatu. Mamanya Tantri deg-degan menunggu Tantri selesai menggambar, dan hasil gambarannya adalah...
Sementara mamanya Tantri melupakan soal Icha, dan sambil mencari tau di mana Icha ngekos. Belum tuntas masalah tentang Icha, mamanya Tantri mencemaskan kebiasaan Tantri. Setiap hari Tantri bermain- main dengan temannya dan boneka kayunya, pemberian Riska teman gaibnya. Nggak tau kenapa mamanya Tantri nggak suka sama boneka itu dan ingin sekali menghancurkannya.
Boneka kayu yang dirasa boneka setan sama mamanya Tantri, dia bakar pada malam itu juga. Papanya Tantri mencoba mencegahnya, Tapi mamanya Tantri tetep keukeuh sama pendiriannya untuk menghancurkan boneka itu. Yang ada dipikirannya, hanya semua itu demi kebaikan Tantri.
Mamanya Tantri memberanikan diri untuk melawan . Ia mencoba menghancurkan boneka itu dengan berbagai cara. Tapi, akhirnya mamanya Tantri pasrah karena nggak bisa ngehancurin boneka itu.
Mamanya Tantri kembali cemas, dengan kedatangan Icha ke rumah Tantri. Beberapa hari setelah bertemu Icha, Tantri merasakan demam tinggi dan mamanya Tantri sangat panik. Saat Tantri sakit, kakak dan papanya Tantri selalu tidak di rumah.
Itu yang membuat mamanya Tantri terpaksa menurutin kemauannya Tantri meskipun sudah terlambat. Icha sudah melahirkan anak hasil hubungannya dengan makhluk halus. Tapi sebelum niat ke kampusnya Icha terlaksana, kecelakaan itu terjadi.
Mamanya Tantri koma saat itu. Dia hanya ingat, di suatu tempat, yang sangat gelap sekali. Nggak ada cahaya sama sekali dan tempatnya sangat menakutkan. Nggak ada ruangan. Mamanya Tantri nggak bisa gerak. Dia menjerit- menjerit menangis minta tolong tapi nggak ada yang mendengar sama sekali.
Mamanya Tantri nggak ngerti begitu besar resikonya saat dia menghalangi Tantri berteman dengan hantu Anastasia, hantu keturunan Belanda itu. Beruntung ia bisa selamat. Tapi bukan karena Tantri, tapi atas kuasa Tuhan. Tuhanlah yang menyelamatkan mamanya Tantri. jangan merendahkan siapapun untuk manusia dan bangsa mahkluk halus, karena bagaimanapun juga bangsa makhluk halus itu ciptaan Tuhan. Tapi semua itu belum selesai. Tengah malam mamanya Tantri terbangun.
Akhirnya Tantri bisa menolong Icha melepaskan diri dari gangguan hantu tentara Jepang itu. Apa yang dialami oleh Icha sampai ia dilecehkan oleh makhluk halus, mungkin penyebabnya karena Icha suka mandi magrib- magrib dan sambil nyanyi. Itu nggak boleh, karena Icha kalau mau tidur suka pakai baju sembarangan dan tidak pernah berdoa, sehingga mudah diganggu oleh makhluk gaib. Mungkin di zaman sekarang tidak mempercayai hal seperti itu, tapi mamanya Tantri percaya, karena dia sering menjumpai orang- orang yang seperti itu. Dan mamanya Tantri pun senang, karena Tantri bisa menolong saudaranya meskipun saudaranya itu tidak meminta.