Langsung ke konten utama

TANTRI OPNAME DI RUMAH SAKIT DAN MEMBANTU HANTU SHIFA

Tantri itu sebenarnya bukan anak yang mudah menyimpan dendam. Kalau ada orang yang kurang baik sama dia, biasanya dia mudah memaafkan. Tapi dia pernah disakitin sama teman sekolahnya. Sebut saja namanya Cindy. Cindy ini bongor banget. Tantri sampai terpukul dan jatuh sakit. Bahkan,  Tantri masih sering mimpi ketemu temennya yang nakal itu sampai saat ini. 

Mamanya Tantri stress pada saat itu. Ternyata di rumah sakit ada kejadian yang tak terduga. Tantri mengalami kasus aneh yang bikin seisi Rumah Sakit menjadi heboh karena arwah gentayangan. 

Nggak tega mamanya Tantri melihat Tantri pada saat itu. Sudah demamnya tinggi banget, masih diteror terus sama hantu gentayangan di rumah sakit itu. Petugas Rumah Sakit pun juga mengalami hal yang serupa nggak kalah serem nya seperti Tantri. 

Sudah beberapa hari dirawat di rumah sakit, kondisi Tantri tidak juga membaik. Yang ada malah panasnya semakin naik. Belum lagi dia sering didatangi makhluk gaib yang bikin dia histeris.  Dan itu membuat mamanya Tantri kebingungan. 

Biasanya kalau Tantri sakit, pada malam hari Papanya Tantri selalu menemani mamanya Tantri menunggui Tantri. Tapi Tantri yang sakit malah nggak mau diem. Dia sering sekali keluar kamar tanpa seijin mamanya. Rasanya mamanya Tantri pengen marahin Tantri, tapi kalau ingat Tantri mau membantu hantu itu, mamanya Tantri jadi iba melihatnya. 

Hantu Shifa ini ternyata jenazahnya sudah di rumah sakit dan berbulan  -  bulan belum dikuburkan juga. Karena kalung Shifa diambil seseorang yang ternyata petugas rumah sakit itu sendiri yang bernama Agus. Agus suka nyuri barang  -barangnya mayat untuk berjudi. Kalung milik Shifa dikasihkan ke istrinya Agus. Sejak memakai kalung itu, istrinya Agus kerap merasakan kalungnya ditarik, padahal tidak ada siapapun di ruangan itu selain dirinya. 

Setelah pulang dari rumah sakit, Tantri lantas mengunjungi rumah Shifa. Tantri berterus terang kepada orangtuanya Shifa kalau jenazah yang mereka kuburkan bukanlah Shifa. Itu semua karena sebuah kalung yang menandai identitas Shifa dicuri. 

Akhirnya Agus mengakui kejahatannya ke polisi, lalu mendapat hukuman. Siti istrinya Agus sangat terpukul begitu tau kejahatan suaminya. Kalung Shifa yang disimpan itu diserahkan ke Tantri. Mamanya santri setiap hari dan setiap detik berdoa kepada Tuhan, semoga masalah kecil dan masalah besar keluarga Tantri kuat menghadapinya. Aamiin.... 

Selesai.... 


Postingan populer dari blog ini

TUGAS BAHASA INDONESIA UT

Soal nomor 1:  Kedudukan Bahasa Indonesia: Bahasa Nasional dan Bahasa Negara Bahasa Indonesia memiliki dua kedudukan penting yang sering kali dianggap sama, padahal keduanya memiliki makna dan fungsi yang berbeda satu sama lain. Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Nasional Kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional bersifat sosiologis dan emosional, yakni berkaitan erat dengan identitas dan semangat pemersatu bangsa. Kedudukan ini tidak lahir dari sebuah undang-undang, melainkan tumbuh dari kesadaran kolektif para pemuda Indonesia yang diikrarkan melalui Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 . Sejak saat itulah bahasa Indonesia diakui sebagai bahasa persatuan seluruh rakyat Indonesia. Dalam kedudukannya sebagai bahasa nasional, bahasa Indonesia mengemban empat fungsi utama. Pertama, ia berperan sebagai lambang kebanggaan nasional yang mencerminkan nilai-nilai luhur dan jati diri bangsa. Kedua, bahasa Indonesia berfungsi sebagai lambang identitas nasional yang menjadi ciri k...

DRAFT TUGAS ARTIKEL ILMIAH PPKN UT

Peran Keluarga dalam Membangun Demokrasi yang Beradab 📚 Pendahuluan Demokrasi di Indonesia adalah amanat konstitusional yang berlandaskan pada Pancasila. Namun, praktik demokrasi yang ideal tidak hanya diukur dari aspek prosedural, seperti pemilihan umum, melainkan dari kualitas keberadaban warganya dalam berinteraksi politik dan sosial. Demokrasi yang beradab (civilized democracy) menuntut adanya etika, moralitas, toleransi, dan tanggung jawab yang tinggi dari setiap individu (Al-khansa & Dewi, 2021). Sejak era reformasi, Indonesia menghadapi tantangan serius terhadap kualitas keberadaban ini. Reformasi, yang awalnya membawa euforia kebebasan, ironisnya turut menciptakan masalah baru seperti peningkatan korupsi, vandalisme, dan yang paling krusial, hilangnya karakter bangsa yang dulunya dikenal santun dan berbudaya (Rahardjo, 2010). Krisis karakter ini secara langsung mengancam fondasi demokrasi yang sehat. Fenomena ini menunjukkan adanya kelemahan dalam proses pembentukan karakt...

CHAT RANDOM PAK KETU

 [2/5 11:48 AM] +62 856-4843-2105: tadi ngga jadi maju soalnya kamu gaada [2/5 11:48 AM] +62 856-4843-2105: diundur minggu depan kelompok kita [8/5 6:40 PM] Elzandra Angelynora: Besok jadi online jam berapa kak.. aku barusan masuk grup info soalnya [8/5 6:56 PM] +62 856-4843-2105: kenapa kok keluar grup? [8/5 7:24 PM] Elzandra Angelynora: Yg grup informasi psi.a1 itu kan aku barusan masuk kak.. jadi nggak tau infonya. Kemarin semua grup kelas aku keluar soalnya kan kebanyakan grup dan kemarin nggak tau tiba-tiba jengkel sama anak-anak, nggak tau kenapa. [8/5 7:30 PM] +62 856-4843-2105: usia udah kepala 2, harusnya udah bisa ngontrol emosi lebih baik [8/5 7:31 PM] +62 856-4843-2105: besok online jam 1 siang [8/5 7:40 PM] Elzandra Angelynora: Iya kak.. pelan-pelan berusaha gitu, cuma kan karena efek PMS jadi tiba-tiba kayak gitu. Kalau bukan karena PMS nggak mungkin aku jengkel sama anak-anak secara tiba-tiba tanpa ada sebab yg jelas. [8/5 8:15 PM] +62 856-4843-2105: oalah [8/5 8:15 ...