Tantri itu sebenarnya bukan anak yang mudah menyimpan dendam. Kalau ada orang yang kurang baik sama dia, biasanya dia mudah memaafkan. Tapi dia pernah disakitin sama teman sekolahnya. Sebut saja namanya Cindy. Cindy ini bongor banget. Tantri sampai terpukul dan jatuh sakit. Bahkan, Tantri masih sering mimpi ketemu temennya yang nakal itu sampai saat ini.
Mamanya Tantri stress pada saat itu. Ternyata di rumah sakit ada kejadian yang tak terduga. Tantri mengalami kasus aneh yang bikin seisi Rumah Sakit menjadi heboh karena arwah gentayangan.
Nggak tega mamanya Tantri melihat Tantri pada saat itu. Sudah demamnya tinggi banget, masih diteror terus sama hantu gentayangan di rumah sakit itu. Petugas Rumah Sakit pun juga mengalami hal yang serupa nggak kalah serem nya seperti Tantri.
Sudah beberapa hari dirawat di rumah sakit, kondisi Tantri tidak juga membaik. Yang ada malah panasnya semakin naik. Belum lagi dia sering didatangi makhluk gaib yang bikin dia histeris. Dan itu membuat mamanya Tantri kebingungan.
Biasanya kalau Tantri sakit, pada malam hari Papanya Tantri selalu menemani mamanya Tantri menunggui Tantri. Tapi Tantri yang sakit malah nggak mau diem. Dia sering sekali keluar kamar tanpa seijin mamanya. Rasanya mamanya Tantri pengen marahin Tantri, tapi kalau ingat Tantri mau membantu hantu itu, mamanya Tantri jadi iba melihatnya.
Hantu Shifa ini ternyata jenazahnya sudah di rumah sakit dan berbulan - bulan belum dikuburkan juga. Karena kalung Shifa diambil seseorang yang ternyata petugas rumah sakit itu sendiri yang bernama Agus. Agus suka nyuri barang -barangnya mayat untuk berjudi. Kalung milik Shifa dikasihkan ke istrinya Agus. Sejak memakai kalung itu, istrinya Agus kerap merasakan kalungnya ditarik, padahal tidak ada siapapun di ruangan itu selain dirinya.
Setelah pulang dari rumah sakit, Tantri lantas mengunjungi rumah Shifa. Tantri berterus terang kepada orangtuanya Shifa kalau jenazah yang mereka kuburkan bukanlah Shifa. Itu semua karena sebuah kalung yang menandai identitas Shifa dicuri.
Akhirnya Agus mengakui kejahatannya ke polisi, lalu mendapat hukuman. Siti istrinya Agus sangat terpukul begitu tau kejahatan suaminya. Kalung Shifa yang disimpan itu diserahkan ke Tantri. Mamanya santri setiap hari dan setiap detik berdoa kepada Tuhan, semoga masalah kecil dan masalah besar keluarga Tantri kuat menghadapinya. Aamiin....
Selesai....