Seorang pemuda bernama Vito hendak bunuh diri dari menara sutet. Alasannya, karena orang tuanya tidak menyetujuinya untuk melamar Lies, janda tua berusia 54 tahun. Vito adalah kurir di toko air mineral galon dan gas elpiji milik pak Edy, yang tidak lain adalah langganan keluarga Tantri. Siang itu, mamanya Tantri sudah lama menunggu kedatangan Vito yang akan mengantarkan galon dan elpiji ke rumah Tantri, tapi tak kunjung datang, dan mama menelpon pak Edy untuk menanyakan kenapa gas elpijinya kok belum sampai - sampai, padahal mama udah pesen dari tadi pagi. Pak Edy malah menelpon mamanya Tantri untuk segera datang ke menara sutet karena Vito sedang kesurupan. Tetapi sesampainya di sana, Tantri melihat bahwa si Vito tidak kesurupan, melainkan terkena ilmu hitam atau pelet. Sayangnya, saat Vito berhasil dibujuk untuk turun, tawaran Tantri kepada orangtua Vito untuk mengobati si Vito malah ditolak. Papa mamanya Vito sudah membawa Vito kemana -mana, tapi si Vito belum sembuh - sembuh juga. Akhirnya mau tidak mau, orang tua Vito bersama pak Edy mendatangi rumah Tantri untuk meminta bantuan guna mengobati Vito. Vito wajahnya disiram pakai air bunga yang didoakan, dan sontak saja mamanya Tantri merasa ngeri. Banyak ulat - ulat kecil dan jarum berjatuhan dari kepalanya. Rupanya hal itu diketahui oleh Lies. Lies yang punya dendam sama Vito merasa kesal karena peletnya di tubuh Vito sudah hilang. Lies pun menaburkan tanah kuburan ke rumah Tantri. Sejak itu, keadaan di rumah Tantri tak kalah mencekam. Mulai dari banyak belatung di makanan, sampai kakaknya Tantri yang sering mendadak kesurupan. Sejak kakaknya Tantri kesurupan, papa sangat khawatir kepada Tantri, kakaknya Tantri dan mama. Papanya mengingatkan Tantri untuk selalu hati - hati jangan sampai keluarga Tantri jadi bahaya. Papa selalu memberi support untuk Tantri. Belum lagi tokonya Pak Edy yang sejak ditaburi tanah kuburan selalu bau kemenyan dan sepi pengunjung. Pak Edy sendiri sudah dua hari tidak datang, karena terkena ilmu hitam juga. Untung Tantri segera menolongnya. Lalu Tantri mendapat vision kalau dulu Vito pernah menggoda bu Lies kelewat batas dan bu Lies jadi tersinggung. Tantri menyuruh Vito untuk meminta maaf kepada Lies, tetapi Lies tidak memaafkannya. Hingga akhirnya ilmu hitam yang dilakukan Lies berbalik kepada dirinya sendiri. Tantri pun segera menuntaskan masalah ini agar keluarganya tidak diteror terus -terusan. Kini Lies tidak bisa bergerak merasakan tubuhnya panas, ia merasa seperti mayat hidup . Tantri dan Pak Edi yang pada dasarnya memiliki kepribadian yang baik, tetep mau menolong Lies. Setelah meminta maaf kepada pak Edy dan Vito, Lies pun sembuh. Dan diikuti Vito meminta maaf kepada Lies, karena dulu Vito pernah menggodanya. Akhirnya keadaan kembali normal, sebagai tanda terima kasih, Tantri diberi hadiah sama pak Edy. Mama senang karena Tantri bisa menolong orang - orang di sekitarnya dan terdekatnya. Semoga Tantri bisa menjadi lebih rendah hati sampai selamanya. Aamiin....
Selesai