Pada saat Tantri berkeliling komplek, ia melihat seorang warga membawa orang yang sakit untuk berobat ke dukun Bu Mona. Tapi, dalam penglihatan Tantri, setiap orang yang berobat ke dukun Bu Mona hanya akan sembuh sesaat dan kemudian meninggal dengan cara yang mengenaskan. Malam itu Tantri masih diteror dengan hantu nenek-nenek misterius itu, mamanya Tantri sampai kasihan lihatnya. Berbagai usaha sudah ia lakukan untuk menutup mata batin Tantri, tapi tidak bisa. Tentu saja orang tua Tantri sangat sedih, orang tuanya berharap Tantri hidup normal bermain dengan anak-anak sebayanya bukan bermain dengan teman-teman yang tidak terlihat. Dalam usahanya membongkar kasus perdukunan Bu Mona itu Tantri sangat kesulitan, pada saat dia memperingatkan warga agar Jangan berobat ke dukun Bu Mona ternyata dia malah dipukuli warga beruntung teman-teman hantunya melindunginya . Ternyata nenek-nenek misterius itu dan Bu Mona sadar dengan kemampuan Tantri, dan akhirnya Bu Mona ingin mencelakai Tantri dengan jalan ilmu hitam. Tantri mengingatkan mamanya agar tidur dilantai malam itu, tetapi mamanya Tantri mengabaikan peringatannya Tantri. Sehingga malam itu ia masih kena black magic itu. Keesokan harinya saat Tantri pergi ke danau, Tantri bertemu dengan hantu yang bernama Rino. Hantu yang bernama Rino ini adalah anaknya Bu Mona. Rino itu mati karena didorong ke danau sama nenek-nenek misterius itu. Karena khawatir, Papanya Tantri segera menyusul Tantri. Tetapi ketika sampai di rumah, Tantri dan Papanya kaget karena mamanya diculik sama anak buahnya Bu Mona. Untung Tantri bisa menyelamatkan mamanya dan Mamanya tidak babak belur. Warga juga datang melabrak ke rumah Tantri karena menuduh Tantri membuat provokasi yang tidak-tidak terhadap Bu Mona. Namun akhirnya berkat kuasa dan izin Tuhan, Tantri bisa menguak tabir usaha perdukunan abal-abal Bu Mona itu. Ternyata Bu Mona melakukan itu hanya untuk balas dendam kepada warga yang telah menyakitinya di masa lalu. Makanya dia membuka usaha perdukunan abal-abal itu, sebab dia mengerti, siapa pun yang akan berobat kepadanya akan sembuh sesaat dan kemudian akan mati mengenaskan. Beramai-ramai warga membakar rumah Bu Mona. Nenek-nenek misterius itu menghilang bersamaan dengan matinya Bu Mona karena terbakar. Tantri dan Rino bertemu lagi, Tantri minta maaf karena tidak bisa menyelamatkan ibunya. Rino memaafkan Tantri Dengan alasan kalau makhluk itu tidak bisa menentang takdir Tuhan. Rino sedih karena tidak bisa bertemu ibunya di alam sana, sebab Bu Mona harus bertanggung jawab atas semua perbuatannya ketika hidup di dunia dulu. Rino pun menghilang kembali ke alamnya.
Ada kebahagiaan bercampur sedih dengan kembalinya anak-anak itu ke alam arwah. Tiada keabadian selain abadinya alam akhirat dimana surga dan neraka diperhitungkan. Disanalah tempat pengadilan Akbar, dan hanya kepadaNya kita percaya dan menyembah.