Langsung ke konten utama

USAHA MENUTUP MATA BATIN TANTRI

Pada saat Tantri berkeliling komplek, ia melihat seorang warga membawa orang yang sakit untuk berobat ke dukun Bu Mona. Tapi, dalam penglihatan Tantri, setiap orang yang berobat ke dukun Bu Mona hanya akan sembuh sesaat dan kemudian meninggal dengan cara yang mengenaskan. Malam itu Tantri masih diteror dengan hantu nenek-nenek misterius itu, mamanya Tantri sampai kasihan lihatnya. Berbagai usaha sudah ia lakukan untuk menutup mata batin Tantri,  tapi tidak bisa. Tentu saja orang tua Tantri sangat sedih, orang tuanya berharap Tantri hidup normal bermain dengan anak-anak sebayanya bukan bermain dengan teman-teman yang tidak terlihat.  Dalam usahanya membongkar kasus perdukunan Bu Mona itu Tantri sangat kesulitan, pada saat dia memperingatkan warga agar Jangan berobat ke dukun Bu Mona ternyata dia malah dipukuli warga beruntung teman-teman hantunya melindunginya .  Ternyata nenek-nenek misterius itu dan Bu Mona sadar dengan kemampuan Tantri, dan akhirnya Bu Mona  ingin mencelakai Tantri dengan jalan ilmu hitam. Tantri mengingatkan mamanya agar tidur dilantai malam itu, tetapi mamanya Tantri mengabaikan peringatannya Tantri. Sehingga malam itu ia masih kena black magic itu. Keesokan harinya saat Tantri pergi ke danau, Tantri bertemu dengan hantu yang bernama Rino. Hantu yang bernama Rino ini adalah anaknya Bu Mona. Rino itu mati karena didorong ke danau sama nenek-nenek misterius itu. Karena khawatir, Papanya Tantri segera menyusul Tantri. Tetapi ketika sampai di rumah, Tantri dan Papanya kaget karena mamanya diculik sama anak buahnya Bu Mona. Untung Tantri bisa menyelamatkan mamanya dan Mamanya tidak babak belur. Warga juga datang melabrak ke rumah Tantri karena menuduh Tantri membuat provokasi yang tidak-tidak terhadap Bu Mona. Namun akhirnya berkat kuasa dan izin Tuhan, Tantri bisa menguak tabir usaha perdukunan abal-abal Bu Mona itu. Ternyata Bu Mona melakukan itu hanya untuk balas dendam kepada warga yang telah menyakitinya di masa lalu. Makanya dia membuka usaha perdukunan abal-abal itu, sebab dia mengerti, siapa pun yang akan berobat kepadanya akan sembuh sesaat dan kemudian akan mati mengenaskan. Beramai-ramai warga membakar rumah Bu Mona. Nenek-nenek misterius itu menghilang bersamaan dengan matinya Bu Mona karena terbakar. Tantri dan Rino bertemu lagi, Tantri minta maaf karena tidak bisa menyelamatkan ibunya. Rino memaafkan Tantri Dengan alasan kalau makhluk itu tidak bisa menentang takdir Tuhan. Rino sedih karena tidak bisa bertemu ibunya di alam sana, sebab Bu Mona harus bertanggung jawab atas semua perbuatannya ketika hidup di dunia dulu. Rino pun menghilang kembali ke alamnya. 

Ada kebahagiaan bercampur sedih dengan kembalinya anak-anak itu ke alam arwah. Tiada keabadian selain abadinya alam akhirat dimana surga dan neraka diperhitungkan. Disanalah tempat pengadilan Akbar, dan hanya kepadaNya kita percaya dan menyembah. 

Postingan populer dari blog ini

TUGAS BAHASA INDONESIA UT

Soal nomor 1:  Kedudukan Bahasa Indonesia: Bahasa Nasional dan Bahasa Negara Bahasa Indonesia memiliki dua kedudukan penting yang sering kali dianggap sama, padahal keduanya memiliki makna dan fungsi yang berbeda satu sama lain. Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Nasional Kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional bersifat sosiologis dan emosional, yakni berkaitan erat dengan identitas dan semangat pemersatu bangsa. Kedudukan ini tidak lahir dari sebuah undang-undang, melainkan tumbuh dari kesadaran kolektif para pemuda Indonesia yang diikrarkan melalui Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 . Sejak saat itulah bahasa Indonesia diakui sebagai bahasa persatuan seluruh rakyat Indonesia. Dalam kedudukannya sebagai bahasa nasional, bahasa Indonesia mengemban empat fungsi utama. Pertama, ia berperan sebagai lambang kebanggaan nasional yang mencerminkan nilai-nilai luhur dan jati diri bangsa. Kedua, bahasa Indonesia berfungsi sebagai lambang identitas nasional yang menjadi ciri k...

DRAFT TUGAS ARTIKEL ILMIAH PPKN UT

Peran Keluarga dalam Membangun Demokrasi yang Beradab 📚 Pendahuluan Demokrasi di Indonesia adalah amanat konstitusional yang berlandaskan pada Pancasila. Namun, praktik demokrasi yang ideal tidak hanya diukur dari aspek prosedural, seperti pemilihan umum, melainkan dari kualitas keberadaban warganya dalam berinteraksi politik dan sosial. Demokrasi yang beradab (civilized democracy) menuntut adanya etika, moralitas, toleransi, dan tanggung jawab yang tinggi dari setiap individu (Al-khansa & Dewi, 2021). Sejak era reformasi, Indonesia menghadapi tantangan serius terhadap kualitas keberadaban ini. Reformasi, yang awalnya membawa euforia kebebasan, ironisnya turut menciptakan masalah baru seperti peningkatan korupsi, vandalisme, dan yang paling krusial, hilangnya karakter bangsa yang dulunya dikenal santun dan berbudaya (Rahardjo, 2010). Krisis karakter ini secara langsung mengancam fondasi demokrasi yang sehat. Fenomena ini menunjukkan adanya kelemahan dalam proses pembentukan karakt...

CHAT RANDOM PAK KETU

 [2/5 11:48 AM] +62 856-4843-2105: tadi ngga jadi maju soalnya kamu gaada [2/5 11:48 AM] +62 856-4843-2105: diundur minggu depan kelompok kita [8/5 6:40 PM] Elzandra Angelynora: Besok jadi online jam berapa kak.. aku barusan masuk grup info soalnya [8/5 6:56 PM] +62 856-4843-2105: kenapa kok keluar grup? [8/5 7:24 PM] Elzandra Angelynora: Yg grup informasi psi.a1 itu kan aku barusan masuk kak.. jadi nggak tau infonya. Kemarin semua grup kelas aku keluar soalnya kan kebanyakan grup dan kemarin nggak tau tiba-tiba jengkel sama anak-anak, nggak tau kenapa. [8/5 7:30 PM] +62 856-4843-2105: usia udah kepala 2, harusnya udah bisa ngontrol emosi lebih baik [8/5 7:31 PM] +62 856-4843-2105: besok online jam 1 siang [8/5 7:40 PM] Elzandra Angelynora: Iya kak.. pelan-pelan berusaha gitu, cuma kan karena efek PMS jadi tiba-tiba kayak gitu. Kalau bukan karena PMS nggak mungkin aku jengkel sama anak-anak secara tiba-tiba tanpa ada sebab yg jelas. [8/5 8:15 PM] +62 856-4843-2105: oalah [8/5 8:15 ...