Tantri kedatangan sahabat papa, Eldin, bersama istrinya bernama Serli, yang hendak berkonsultasi tentang bisnis tas kulit import yang hendak mereka jalani. Tapi begitu bertemu dengan keduanya, Tantri langsung mengetahui kalau maksud kedatangan mereka bukan untuk obrolin tentang bisnis, melainkan hendak menanyakan bagaimana caranya untuk mengambil sebuah peti harta emas yang konon terpendam di sebuah danau di daerah pelosok di dekat Kota Batu. Tapi mereka berdua tidak mau ngaku bahkan malah pergi dari rumah Tantri.
Serli tetap bersikeras untuk mengambil peti harta itu, tapi Eldin justru malah ragu karena sudah mendapat peringatan dari Tantri. Serli malah marah sama Eldin karena masih percaya saja sama omongan Tantri yang notabene masih kecil dan hanya menganggap peringatan Tantri hanya lelucon. Serli tanpa sepengetahuan Eldin ternyata tetap menjalankan rencananya mengambil peti harta tersebut. Bersama Danu, selingkuhannya, dan dibantu juga oleh tiga paranormal: Aki Dilan, Mbah Syrup, dan Ki Marjan. akhirnya Serli berhasil mendapatkan peti harta itu dengan mudah. Ketika paranormal itu meminta agar seluruh emas yang ada di dalam peti itu dibagi rata. Serli mau tak mau menurutinya agar aksinya dipermudah. Tapi setelah mereka berpencar, Serli yang sudah dipengaruhi oleh aura jahat dari peti itu menyuruh Danu untuk membunuh ketiga paranormal tersebut. Belum juga Danu membunuh ketiga paranormal itu, agar bisa menguasai semua emas yang ada di dalam peti tersebut. Mereka semua alias paranormal tersebut udah mati dibunuh oleh hantu wanita Jepang yang pakai pakaian tradisional adat Jepang.
Eldin kuatir karena Serli pergi tanpa pamit dengannya dan sampai pagi belum pulang juga. akhirnya Eldin menemui Tantri dan meminta bantuan Tantri. Setelahnya terungkap kalau Serli tetap nekat mencuri peti harta itu dan kini ia dalam bahaya karena sudah ada 3 orang yang terbunuh oleh hantu peti tersebut.
Teror tersebut diakhiri oleh Tantri dengan mencari lukisan yang bergambar wajah wanita Jepang itu, yang ternyata tersimpan di kamar kost - kost-an Danu. Lalu lukisan tersebut dimasukkan ke dalam peti yang berisi emas itu lalu dikembalikan dan dikubur lagi di danau di Kota Batu, sesuai petunjuk yang ia dapatkan dari mata batinnya. untung tidak terjadi malapetaka yang lebih membahayakan lagi pada diri Serli. tapi sayang, Tantri gagal menyelamatkan nyawa Danu yang ternyata adalah adiknya Eldin. Danu bernasib sama dengan paranormal - paranormal itu, mati dibunuh oleh wanita yang berpakaian tradisional Jepang itu. Tantri meminta maaf sama Eldin karena tidak bisa menyelamatkan nyawa Danu. Eldin sedih kehilangan adiknya, tapi dia berusaha ikhlas, karena dia mengerti manusia tidak bisa menentang takdir Tuhan. Serli pun juga meminta maaf sama Tantri karena tidak mendengarkan omongan Tantri kemarin. Tantri menasehati Serli agar ia bisa bersyukur berapapun harta yang dia miliki, karena pada dasarnya harta adalah titipan semata dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Dan kemuliaan seseorang bukan dilihat dari harta, melainkan dilihat dari ketaqwaannya kepada Tuhan. Bukan harta yang bisa membahagiakan kita di akhirat kelak, tapi amal kebaikan kita lah yang bisa mengantarkan kita ke surga di akhirat kelak. Dan kita dianjurkan mencari harta bukan untuk kepentingan dunia, tapi untuk kepentingan dunia dan akhirat. Serli mengerti.
Setelah kejadian itu, Tantri tidak mendengar kabar tentang teman papanya Tantri lagi. ada yang bilang, mereka pindah ke luar negeri untuk melupakan petaka yang mereka alami. haruslah kita mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa dan rajin berdoa agar kita dihindarkan dari perbuatan sesat. Seberapapun harta yang kita miliki, kita haruslah mensyukurinya. Sebab tuhan tidak melihat kita dari harta tapi dari ketakwaan kita. Aamiin...