Langsung ke konten utama

TEROR HANTU KORBAN HARTA

Tantri itu pemikirannya seperti orang dewasa. Dia pernah bilang kepada mamanya, sebuah pepatah mengatakan; "serapi apapun bangkai yang disembunyikan nanti akan tercium juga." Itu dia katakan setelah menangani suatu kasus. 

Wiwin memang sudah kenal dengan Tantri dan pernah bertemu beberapa kali. Wiwin tau bahwa Tantri mempunyai kemampuan supranatural. Mangkanya dia ingin bertanya pada Tantri, gimana caranya mengusir hantu yang mengganggu di keluarga tersebut. 

Karma buruk yang dilakukan seseorang, ternyata jadi berakibat keburukan dan malapetaka di keluarga pelakunya.  Ternyata itu yang terjadi di kasus ini. 

Hantu itu menyerang siapa saja yang dirasa menghalanginya. Mama dan papanya Tantri juga tidak luput dari serangan hantu itu. Mama dan papanya Tantri jadi bingung dan ketakutan, karena mereka tidak tau, terlibat dalam masalah apa? Semuanya masih belum jelas. 

Air garam pemberian Tantri kepada Wiwin, untuk ngepel seluruh rumahnya pakai air garam tersebut membuat hantu seram itu kesakitan. Hingga, hantu tersebut ingin membalas menyerang Tantri sekeluarga. 

Satu persatu misteri hantu yang meneror Wiwin, sedikit demi sedikit mulai terungkap lewat penerawangan Tantri. Tapi Tantri belum bisa merangkai semua itu untuk menjadi sebuah jawaban yang pasti. Mama jadi suka kasihan sama Tantri, harus berpikir berat untuk menyelesaikan masalah orang lain. Tapi mama sadar, mungkin itu sudah takdir hidup Tantri. 

Biarpun Tantri itu memiliki kemampuan diatas orang dewasa, tapi dia itu tetap anak kecil yang harus didampingi. Dan belum mengerti cara menyampaikan sesuatu kebenaran kepada orang lain, supaya orang lain tidak marah dan tersinggung. Nah itu tugas mama dan papanya Tantri untuk mewakili. 

Akhirnya semuanya jelas terungkap. Ternyata Niren anak dari bu Sundari,  dan meminta bu Sundari untuk merelakan semua masalahnya diselesaikan oleh Tantri. Bu Sundari menurutin kemauan anaknya itu, tapi meminta tolong Tantri satu hal, yaitu kuburkan dirinya secara layak. 

Ibu Wiwin teman mamanya Tantri batal menjual rumah itu. Ia mengikuti semua saran Tantri dan mama, dengan membayarkan kembali rumah itu ke ahli warisnya. Dan rumah itu berhenti membawa malapetaka. Dekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, semoga kita dalam lindungan-Nya. Aamiin....

Selesai...........

Postingan populer dari blog ini

TUGAS BAHASA INDONESIA UT

Soal nomor 1:  Kedudukan Bahasa Indonesia: Bahasa Nasional dan Bahasa Negara Bahasa Indonesia memiliki dua kedudukan penting yang sering kali dianggap sama, padahal keduanya memiliki makna dan fungsi yang berbeda satu sama lain. Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Nasional Kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional bersifat sosiologis dan emosional, yakni berkaitan erat dengan identitas dan semangat pemersatu bangsa. Kedudukan ini tidak lahir dari sebuah undang-undang, melainkan tumbuh dari kesadaran kolektif para pemuda Indonesia yang diikrarkan melalui Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 . Sejak saat itulah bahasa Indonesia diakui sebagai bahasa persatuan seluruh rakyat Indonesia. Dalam kedudukannya sebagai bahasa nasional, bahasa Indonesia mengemban empat fungsi utama. Pertama, ia berperan sebagai lambang kebanggaan nasional yang mencerminkan nilai-nilai luhur dan jati diri bangsa. Kedua, bahasa Indonesia berfungsi sebagai lambang identitas nasional yang menjadi ciri k...

DRAFT TUGAS ARTIKEL ILMIAH PPKN UT

Peran Keluarga dalam Membangun Demokrasi yang Beradab 📚 Pendahuluan Demokrasi di Indonesia adalah amanat konstitusional yang berlandaskan pada Pancasila. Namun, praktik demokrasi yang ideal tidak hanya diukur dari aspek prosedural, seperti pemilihan umum, melainkan dari kualitas keberadaban warganya dalam berinteraksi politik dan sosial. Demokrasi yang beradab (civilized democracy) menuntut adanya etika, moralitas, toleransi, dan tanggung jawab yang tinggi dari setiap individu (Al-khansa & Dewi, 2021). Sejak era reformasi, Indonesia menghadapi tantangan serius terhadap kualitas keberadaban ini. Reformasi, yang awalnya membawa euforia kebebasan, ironisnya turut menciptakan masalah baru seperti peningkatan korupsi, vandalisme, dan yang paling krusial, hilangnya karakter bangsa yang dulunya dikenal santun dan berbudaya (Rahardjo, 2010). Krisis karakter ini secara langsung mengancam fondasi demokrasi yang sehat. Fenomena ini menunjukkan adanya kelemahan dalam proses pembentukan karakt...

CHAT RANDOM PAK KETU

 [2/5 11:48 AM] +62 856-4843-2105: tadi ngga jadi maju soalnya kamu gaada [2/5 11:48 AM] +62 856-4843-2105: diundur minggu depan kelompok kita [8/5 6:40 PM] Elzandra Angelynora: Besok jadi online jam berapa kak.. aku barusan masuk grup info soalnya [8/5 6:56 PM] +62 856-4843-2105: kenapa kok keluar grup? [8/5 7:24 PM] Elzandra Angelynora: Yg grup informasi psi.a1 itu kan aku barusan masuk kak.. jadi nggak tau infonya. Kemarin semua grup kelas aku keluar soalnya kan kebanyakan grup dan kemarin nggak tau tiba-tiba jengkel sama anak-anak, nggak tau kenapa. [8/5 7:30 PM] +62 856-4843-2105: usia udah kepala 2, harusnya udah bisa ngontrol emosi lebih baik [8/5 7:31 PM] +62 856-4843-2105: besok online jam 1 siang [8/5 7:40 PM] Elzandra Angelynora: Iya kak.. pelan-pelan berusaha gitu, cuma kan karena efek PMS jadi tiba-tiba kayak gitu. Kalau bukan karena PMS nggak mungkin aku jengkel sama anak-anak secara tiba-tiba tanpa ada sebab yg jelas. [8/5 8:15 PM] +62 856-4843-2105: oalah [8/5 8:15 ...