Langsung ke konten utama

TEROR HANTU NENEK DUKUN BERKUKU PANJANG

Karena ada tawaran dari proyek pembangunan pasar, Diva  memutuskan untuk memindahkan makam neneknya demi uang. Sebenarnya Tantri sudah memperingatkannya agar tidak melakukan hal tersebut, tapi Diva tidak pernah mempedulikan peringatan dari Tantri. Diva lebih mementingkan uang. Saat memulai pembongkaran makam, banyak kesulitan yang terjadi dalam prosesnya, seakan jenazah yang ada di sana tidak mau dipindahkan. 

Setelah jenazah berhasil dipindahkan, teror - teror horor pun mulai datang. Bukan cuma Diva yang menerima akibatnya, tapi juga Dion--- suami Diva. Dion kerap kali diteror  oleh hantu nenek berkuku panjang. Warga komplek mulai gelisah karena mereka seringkali melihat peti mati bergerak sendiri dan melihat penampakan hantu berkuku panjang. Diva marah dan menuduh Tantri yang telah mempengaruhi warga setempat. 

Diva nggak pernah mau mendengarkan siapapun. Hingga akhirnya hantu nenek berkuku panjang itu terus menerus mengganggunya, bahkan sampai ke mana   -    mana. Setelahnya, Diva bahkan sampai kesurupan hantu nenek berkuku panjang itu. Diva mengamuk dan mencakari dirinya sendiri, sontak saja membuat Dion panik. Dion bingung istrinya kenapa bisa kesurupan. Diva bahkan sampai harus diikat karena berkali - kali hendak menyakiti dirinya sendiri. Dion yang kebingungan karena istrinya terus menerus kesurupan akhirnya meminta bantuan kepada Tantri. 

 Akhirnya Tantri mendapat petunjuk kalau Diva salah mindahin makam . Ternyata, jenazah yang dipindahkan sama Diva bukanlah jenazah neneknya melainkan jenazah bekas dukun  ilmu hitam saksi zaman dulu. 

Untuk mengakhiri masalah tersebut, akhirnya Dion dan papanya Tantri mengambil segenggam  tanah yang menyelubungi jasad nenek itu, akhirnya berkat doa semuanya dan menaburi wajah Diva dengan tanah itu, Diva berhasil disadarkan. Setelahnya tanah itu dikembalikan lagi ke makam nenek itu. Jenazah nenek dukun itu didoakan dan ditaburi air zamzam lalu dibakar, kemudian ditaruh di peti dan dikuburkan lagi.  setelah kejadian itu, nggak ada gangguan lagi dari arwah  nenek dukun itu. Diva menolak memindahkan makam neneknya. Dan bagusnya lagi, sikap Diva juga berubah. Dia nggak lagi sinis dan merendahkan Tantri.  

Postingan populer dari blog ini

TUGAS BAHASA INDONESIA UT

Soal nomor 1:  Kedudukan Bahasa Indonesia: Bahasa Nasional dan Bahasa Negara Bahasa Indonesia memiliki dua kedudukan penting yang sering kali dianggap sama, padahal keduanya memiliki makna dan fungsi yang berbeda satu sama lain. Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Nasional Kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional bersifat sosiologis dan emosional, yakni berkaitan erat dengan identitas dan semangat pemersatu bangsa. Kedudukan ini tidak lahir dari sebuah undang-undang, melainkan tumbuh dari kesadaran kolektif para pemuda Indonesia yang diikrarkan melalui Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 . Sejak saat itulah bahasa Indonesia diakui sebagai bahasa persatuan seluruh rakyat Indonesia. Dalam kedudukannya sebagai bahasa nasional, bahasa Indonesia mengemban empat fungsi utama. Pertama, ia berperan sebagai lambang kebanggaan nasional yang mencerminkan nilai-nilai luhur dan jati diri bangsa. Kedua, bahasa Indonesia berfungsi sebagai lambang identitas nasional yang menjadi ciri k...

DRAFT TUGAS ARTIKEL ILMIAH PPKN UT

Peran Keluarga dalam Membangun Demokrasi yang Beradab 📚 Pendahuluan Demokrasi di Indonesia adalah amanat konstitusional yang berlandaskan pada Pancasila. Namun, praktik demokrasi yang ideal tidak hanya diukur dari aspek prosedural, seperti pemilihan umum, melainkan dari kualitas keberadaban warganya dalam berinteraksi politik dan sosial. Demokrasi yang beradab (civilized democracy) menuntut adanya etika, moralitas, toleransi, dan tanggung jawab yang tinggi dari setiap individu (Al-khansa & Dewi, 2021). Sejak era reformasi, Indonesia menghadapi tantangan serius terhadap kualitas keberadaban ini. Reformasi, yang awalnya membawa euforia kebebasan, ironisnya turut menciptakan masalah baru seperti peningkatan korupsi, vandalisme, dan yang paling krusial, hilangnya karakter bangsa yang dulunya dikenal santun dan berbudaya (Rahardjo, 2010). Krisis karakter ini secara langsung mengancam fondasi demokrasi yang sehat. Fenomena ini menunjukkan adanya kelemahan dalam proses pembentukan karakt...

CHAT RANDOM PAK KETU

 [2/5 11:48 AM] +62 856-4843-2105: tadi ngga jadi maju soalnya kamu gaada [2/5 11:48 AM] +62 856-4843-2105: diundur minggu depan kelompok kita [8/5 6:40 PM] Elzandra Angelynora: Besok jadi online jam berapa kak.. aku barusan masuk grup info soalnya [8/5 6:56 PM] +62 856-4843-2105: kenapa kok keluar grup? [8/5 7:24 PM] Elzandra Angelynora: Yg grup informasi psi.a1 itu kan aku barusan masuk kak.. jadi nggak tau infonya. Kemarin semua grup kelas aku keluar soalnya kan kebanyakan grup dan kemarin nggak tau tiba-tiba jengkel sama anak-anak, nggak tau kenapa. [8/5 7:30 PM] +62 856-4843-2105: usia udah kepala 2, harusnya udah bisa ngontrol emosi lebih baik [8/5 7:31 PM] +62 856-4843-2105: besok online jam 1 siang [8/5 7:40 PM] Elzandra Angelynora: Iya kak.. pelan-pelan berusaha gitu, cuma kan karena efek PMS jadi tiba-tiba kayak gitu. Kalau bukan karena PMS nggak mungkin aku jengkel sama anak-anak secara tiba-tiba tanpa ada sebab yg jelas. [8/5 8:15 PM] +62 856-4843-2105: oalah [8/5 8:15 ...