Langsung ke konten utama

PENGABDI MAKHLUK GAIB TERKENA AZAB TUBUH BERSISIK DAN MATI DITOLAK BUMI

Tantri kaget ketika malam jum'at kliwon mendapat teror makhluk gaib dengan energi negatif. Belum lagi urusan makhluk gaib di rumahnya beres, Nicol membawa seorang temannya bernama Jafis menemui Tantri. Nicol dan Jafis meminta Tantri untuk datang ke rumah Jafis. Papanya Jafis kesurupan. Sudah berulang kali dalam satu hari ini papanya mengalami kesurupan. Tantri jadi bingung, ke rumah Jafis untuk menolong papanya Jafis atau berjaga 
-   jaga di rumah, jika seandainya makhluk 
-       makhluk aneh itu datang lagi menteror. Demi menolong Jafis, Tantri terpaksa meninggalkan rumahnya dengan teror horor yang masih terjadi. Tantri pergi, Tarmo pun datang kerumah Tantri dan mencari Tantri. Tarmo meminta Tantri untuk menemaninya ke party ulang tahun temannya. Tarmo  dikasih tau mama, kalau Tantri pergi ke rumah Jafis. Tarmo pun pamit pulang. 

Tantri menemui Jafis temennya Nicol dirumahnya.  Sesampainya di sana, Tantri menyaksikan papanya Jafis mengamuk karena kesurupan. Dengan membawa air zamzam, Tantri berusaha sebisa mungkin mengeluarkan jin di dalam tubuh Juan (papanya Jafis). Tantri berhasil mengeluarkan jin jahat yang masuk ke raga dan pikirannya Juan. Dengan mata batinnya, Tantri bisa mengetahui bahwa Juan bukanlah papa kandung Jafis. Juan adalah papa tiri Jafis. Jafis menyayangi Juan dan menganggapnya sebagai papa kandung. Walaupun sebenarnya, sejak kecil Jafis mengalami siksaan fisik dan batin. Juan hobi ke dukun dan memelihara jimat. Jimat dan mantra dari paranormal digunakan untuk menarik teman bisnisnya, bahkan untuk berjudi. Entah kenapa, belakangan ini Juan selalu mengalami kesurupan. Dan Tantri juga bisa melihat, kalau setiap perempuan yang akan menikahi Juan selalu meninggal dunia menjelang hari H. Meninggalnya pun karena mengalami kecelakaan dan selalu tepat pada malam jum'at kliwon. 

Kedekatan Tantri dan Jafis membuat Tarmo salah paham, dan akhirnya ia pun cemburu menyaksikan kedekatan Tantri dengan Jafis. Tarmo yang cemburuan langsung menjauhi Tantri. Tantri berusaha menjelaskan ke Tarmo, bahwa dirinya dengan Jafis tidak ada hubungan apapun, melainkan hanya sekedar berteman. Tarmo tetap saja tidak mau mendengar alasan Tantri. 

Karena Tantri sudah terlanjur janji menolong Jafis, maka Tantri mencoba membersihkan jiwa Juan dari jin dan setan yang selama ini disembahnya. Memang Juan diam -  diam menyembah makhluk gaib, serta benda 
-    benda yang konon tempatnya setan. Jafis kaget ketika Tantri mengungkap tabir siapa sebenarnya orang tua kandung Jafis. Ternyata orang tua kandung Jafis adalah Joni dan Alma. Alma adalah istri pertama Juan, yang kemudian selingkuh dengan Joni yang merupakan sopir pribadi Juan. Alma ternyata diperkosa oleh Joni sehingga ia pun hamil. Juan marah besar, ia menyangka kalau Joni telah menggoda istrinya. Alma yang terbuai nafsu  cintanya Joni, terpaksa menuruti kemauan Joni. Juan pun dendam. Hingga suatu hari, saat Alma melahirkan, Alma mengalami pendarahan hebat hingga ia pun meninggal dunia. Baru setelah itu, kasus perselingkuhan Alma diketahui oleh Juan. Karena dendam, akhirnya bayi yang dilahirkan Alma diambil oleh Juan. Sejak saat itulah, Juan memperlakukan Jafis secara tidak manusiawi. 

Jafis mendapat kabar kalau Alma dan Joni telah meninggal dunia dua minggu yang . lalu. 

Tarmo akhirnya mau memahami kalau Tantri dan Jafis tidak ada hubungan apa 
-  apa. Tarmo dan Tantri akhirnya baikan lagi. 

Juan sudah tidak lagi kesurupan, tapi mengidap penyakit aneh. Kulit di sekujur tubuhnya ditumbuhi sisik. Jafis tetap menyayangi Juan.   Juan menyesali semua perbuatannya. 

Tantri dan Tarmo turut sedih atas kondisi Juan. Betapa tersiksanya dia ketika azab Tuhan telah datang. Sebelum meninggal dunia, Juan meminta maaf kepada Jafis atas semua perbuatannya. Dan tak lupa Juan juga menceritakan perihal siapa sebenarnya orang tua kandung Jafis, yang ternyata juga ia tulis dalam sebuah buku diary. Lalu diary itu ia berikan kepada Jafis. 

Azab Tuhan begitu pedih, sebelum Tuhan mengambil nyawanya siksaan saat sakit pun diterima oleh Juan. Ketika sudah meninggal pun, jenazahnya ditolak bumi. Jenazahnya sudah dimasukkan ke liang kubur, tiba - tiba terlempar lagi  ke udara dan itu terjadi berulang    -  ulang. Ketika jenazah mau dimasukkan lagi, tiba -  tiba liang lahat  penuh dengan ular  -  ular yang tiba -   tiba saja datang. Ular 
-    ular itu keluar dari tanah. 

Seorang ustad berdoa kepada Allah, agar Juan diampuni dan bisa dikebumikan. Doa sang ustad mustajab, dan akhirnya jenazah Juan berhasil dikebumikan secara layak. 

Dekatkan diri kita kepada Tuhan Yang Maha Esa dan rajinlah beribadah. Semoga kita semua dihindarkan dari marabahaya dan malapetaka. Aamiin.........

Selesai...........

Postingan populer dari blog ini

TUGAS BAHASA INDONESIA UT

Soal nomor 1:  Kedudukan Bahasa Indonesia: Bahasa Nasional dan Bahasa Negara Bahasa Indonesia memiliki dua kedudukan penting yang sering kali dianggap sama, padahal keduanya memiliki makna dan fungsi yang berbeda satu sama lain. Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Nasional Kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional bersifat sosiologis dan emosional, yakni berkaitan erat dengan identitas dan semangat pemersatu bangsa. Kedudukan ini tidak lahir dari sebuah undang-undang, melainkan tumbuh dari kesadaran kolektif para pemuda Indonesia yang diikrarkan melalui Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 . Sejak saat itulah bahasa Indonesia diakui sebagai bahasa persatuan seluruh rakyat Indonesia. Dalam kedudukannya sebagai bahasa nasional, bahasa Indonesia mengemban empat fungsi utama. Pertama, ia berperan sebagai lambang kebanggaan nasional yang mencerminkan nilai-nilai luhur dan jati diri bangsa. Kedua, bahasa Indonesia berfungsi sebagai lambang identitas nasional yang menjadi ciri k...

DRAFT TUGAS ARTIKEL ILMIAH PPKN UT

Peran Keluarga dalam Membangun Demokrasi yang Beradab 📚 Pendahuluan Demokrasi di Indonesia adalah amanat konstitusional yang berlandaskan pada Pancasila. Namun, praktik demokrasi yang ideal tidak hanya diukur dari aspek prosedural, seperti pemilihan umum, melainkan dari kualitas keberadaban warganya dalam berinteraksi politik dan sosial. Demokrasi yang beradab (civilized democracy) menuntut adanya etika, moralitas, toleransi, dan tanggung jawab yang tinggi dari setiap individu (Al-khansa & Dewi, 2021). Sejak era reformasi, Indonesia menghadapi tantangan serius terhadap kualitas keberadaban ini. Reformasi, yang awalnya membawa euforia kebebasan, ironisnya turut menciptakan masalah baru seperti peningkatan korupsi, vandalisme, dan yang paling krusial, hilangnya karakter bangsa yang dulunya dikenal santun dan berbudaya (Rahardjo, 2010). Krisis karakter ini secara langsung mengancam fondasi demokrasi yang sehat. Fenomena ini menunjukkan adanya kelemahan dalam proses pembentukan karakt...

CHAT RANDOM PAK KETU

 [2/5 11:48 AM] +62 856-4843-2105: tadi ngga jadi maju soalnya kamu gaada [2/5 11:48 AM] +62 856-4843-2105: diundur minggu depan kelompok kita [8/5 6:40 PM] Elzandra Angelynora: Besok jadi online jam berapa kak.. aku barusan masuk grup info soalnya [8/5 6:56 PM] +62 856-4843-2105: kenapa kok keluar grup? [8/5 7:24 PM] Elzandra Angelynora: Yg grup informasi psi.a1 itu kan aku barusan masuk kak.. jadi nggak tau infonya. Kemarin semua grup kelas aku keluar soalnya kan kebanyakan grup dan kemarin nggak tau tiba-tiba jengkel sama anak-anak, nggak tau kenapa. [8/5 7:30 PM] +62 856-4843-2105: usia udah kepala 2, harusnya udah bisa ngontrol emosi lebih baik [8/5 7:31 PM] +62 856-4843-2105: besok online jam 1 siang [8/5 7:40 PM] Elzandra Angelynora: Iya kak.. pelan-pelan berusaha gitu, cuma kan karena efek PMS jadi tiba-tiba kayak gitu. Kalau bukan karena PMS nggak mungkin aku jengkel sama anak-anak secara tiba-tiba tanpa ada sebab yg jelas. [8/5 8:15 PM] +62 856-4843-2105: oalah [8/5 8:15 ...