Tarmo menemui Tantri, minta bantuan Tantri untuk mengusir makhluk
- makhluk gaib di rumah om nya Tarmo yang bernama Roni. Menurut Tarmo, rumah tersebut sangat angker. Roni yang mempunyai istri yang bekerja menjadi seorang guru pernah mau menjual rumah tersebut tetapi tidak pernah laku. Sudah banyak paranormal yang dimintai tolong untuk mengusir makhluk
- makhluk gaib tersebut, tapi tidak pernah berhasil.
Tantri yang khawatir Tarmo kenapa - napa, kemudian datang kerumah Tarmo dan menemani Tarmo karena cintanya pada Tarmo. Pada saat Tantri berkunjung kesana bertepatan pada malam jum'at kliwon. Tarmo sangat ketakutan. Tantri menerawang dengan mata batinnya, Roni om nya Tarmo adalah lelaki jahat yang memakai gelang jimat di tangannya setiap ia pergi kemanapun dan tega merebut istri orang. Dia juga berselingkuh saat istrinya bekerja. Tarmo tentu saja sangat kaget, dan ia pun tidak mempercayai apa yang dikatakan Tantri. Roni juga banyak memakai gelang jimat supaya terus terlihat tampan, agar banyak perempuan yang tertarik padanya. Roni juga memiliki guna - guna.
Roni menggaet pengusaha perempuan kaya bernama Cindy. Cindy merupakan istri dari Akbar. Akbar adalah sahabat Roni sendiri. Kejam dan sangat jahat, Roni mengkhianatin sahabatnya sendiri. Entah apa yang ada di hati Roni, sudah punya istri kerja dan punya cukup uang, tapi masih selingkuh sama istri sahabatnya sendiri. Roni pun nyantet Akbar dan memelet Cindy. Sejak dipelet oleh Roni, Cindy berlaku kasar pada suaminya. Apalagi, Akbar sudah tidak bisa lagi memberi nafkah pada Cindy karena usahanya bangkrut. Cindy merasa sudah tidak berguna lagi memiliki suami seperti Akbar. Cindy yang semula menyayangi Akbar, kini berubah menjadi galak sama Akbar. Akbar yang terkenal santet pun berubah menjadi seperti orang linglung. Ia melihat istrinya seperti melihat wewe gombel yang menakutkan.
Tantri yang ditemani oleh Tarmo, kemudian menemui Roni. Tantri bilang jika dia sanggup untuk mengusir semua makhluk halus di rumah Roni. Asalkan Roni berjanji untuk mau bertobat dan memperbaiki semua kesalahannya. Tantri membongkar semua keburukan yang dilakukan oleh Roni. Roni jadi marah dan membenci Tarmo.
Roni terkenal pelit dan mengumpulkan harta hanya untuk kesenangan dirinya sendiri. Bahkan saat berselingkuh dan ketahuan oleh istrinya, Roni malah menghajar istrinya hingga tewas. Roni juga nggak mau mengakui papanya yang hidup miskin di kampung. Roni pernah mengusir papanya.
Tuhan mulai menghukumnya.
Ketika terpeleset di tangga, kakinya terkilir. Roni mengira itu hanya terkilir biasa. Tapi makin lama kakinya yang terkilir itu malah jadi bengkak dan akhirnya mati rasa. Roni panik, saking pelitnya, Roni tidak mau mengeluarkan uang lebih untuk mengobati kaki kanannya yang membengkak. Bukan hanya kaki kanannya saja yang membengkak, tapi Roni terserang penyakit kulit.
Tubuhnya seperti ular ganti kulit. Tak hanya itu, dokter juga memvonis Roni terkena kanker tulang dan penyakit kulit yang sangat aneh. Dan anehnya tiba
- tiba saja di kulitnya tumbuh bulu, seperti genderuwo yang selama ini menolongnya untuk mendapatkan sesuatu. Genderuwo peliharaannya.
Roni meminta Tarmo untuk menemaninya. Awalnya Tarmo menolak, tapi Tantri meminta Tarmo untuk membantu Roni. Tarmo pun nurut. Bau mayat terasa sangat menyengat pada diri Roni, padahal dia masih hidup. Seisi rumah sakit pada heboh. Dokter bilang penyakit Roni takkan mungkin bisa disembuhkan lagi. Ketika Roni sekarat, Tantri meminta Roni untuk memberitahu paranormal siapa yang dulu pernah memasangkan jimat untuknya. Tantri juga mengusir genderuwo yang menjaga Roni. Tantri sempat diteror, dan Tantri bisa mengatasinya. Tantri mencoba menemui paranormal yang dulu memasangkan jimat pada Roni. Sayangnya, paranormal tersebut sudah meninggal dunia.
Roni yang sekarat, merasakan tubuhnya seperti disiksa. Roni merasakan tubuhnya seperti dihantam batu panas... dan api membakarnya. Roni ketakutan. Tarmo memanggil ustad untuk membimbing Roni yang sedang sekarat menghadapin kematiannya. Menghadapin sakaratul mautnya, ustad itu mengaji di dekat Roni. Roni ketakutan dan kesakitan, seraya memanggil
- manggil nama papanya. Tarmo memberitahu Ustad dan Tantri, papanya Roni meninggal dunia sebulan yang lalu. Ustad kemudian membimbing Roni untuk bertobat mohon ampun kepada Allah.
Tantri berhasil mengusir makhluk - makhluk gaib yang tersembunyi di bagian belakang tubuh Roni. Dan ustadpun juga berhasil membimbing Roni menghadap Allah SWT.
Ketika dikuburkan, Allah kembali menunjukkan kekuasaan - Nya. Saat jenazah Roni dimasukkan ke liang lahat, tanah kuburan menjepitnya. Ustad menjelaskan kepada pelayat, apapun perbuatan yang dilakukan manusia pasti ada ganjarannya. Di dunia, dan di alam kubur.
Tuhan kembali menunjukkan kekuasaannya begitu cepat. Beberapa hari kemudian, mayat Rina (istri Roni) ditemukan. Cindy (selingkuhan Roni alias istrinya Akbar) ditangkap polisi untuk mempertanggung
jawabkan perbuatannya. Pelajaran yang kita ambil dari kisah Roni. Hanya kepada Tuhan kita menghamba, bukan kepada manusia atau makhluk ciptaan Tuhan yang lainnya. Kembalilah kejalan Tuhan sebelum tubuh kita dikuburkan.