Langsung ke konten utama

SIKSA UNTUK SUAMI

 Laras didorong masuk oleh Lukman suaminya, dan melucuti semua perhiasan yang dipakai Laras. Lukman menyuruh Laras pakai perhiasan, agar tidak terlihat susah di mata tetangga. Padahal hidup Laras menderita. 

Lukman juga menagih uang ke Laras, karena dia sudah membiayai pengobatan bu Inem ibunya Laras yang sakit. Saat keluar dari kamar, bu Inem muncul  dan berusaha merampas perhiasan yang dibawa Lukman. 

Rupanya Lukman kesal pada ibu mertuanya. Dia pun pergi ke dukun dan ia ingin Ibu mertuanya itu mati. Laras terkejut melihat ibunya tiba
-     tiba sekarat. Matanya mendelik, napasnya sesak seperti orang dicekik. Laras yang sendirian di rumah hanya bisa menangis saat menyaksikan ibunya meninggal. Tetangga berlari dan mengabarkan ke mamanya Tantri. Menurut para tetangga, kematian bu Inem tidak wajar. 

Kepada para tetangga, Laras bilang kalau kematian ibunya terjadi secara mendadak. Lukman pura
-   pura  terpukul atas kematian mertuanya. Tapi mata batin Tantri melihatnya lain. Kematian bu Inem sangat tidak wajar. Bu Inem mati dicekik oleh arwah gentayangan yang wujudnya menyeramkan, berperut buncit, mata belo, serta rambut dan bulunya tebal. 

 Tantri juga melihat, ada beberapa makhluk halus di rumah Laras. Tantri juga melihat ada sosok wanita yang tidak bahagia. Tantri juga melihat wajah Lukman seperti wajah kera, berbulu dan berekor. Bahkan badan Lukman dipenuhi lalat. 

Bu Inem pun dikuburkan. Ketika sedang dikuburkan, Lukman menerima telpon dari seorang wanita paruh baya yang minta dilayani, dia menunggu di suatu hotel. Dengan mata batinnya, Tantri melihat bahwa Lukman selingkuh dengan wanita yang lebih tua dan kaya. Laras sudah lama memendam perasaan terluka atas perkawinannya sama Lukman. 

Setahun yang lalu anaknya yang berusia 10 tahun, Adinda meninggal dunia. Meninggalnya mendadak, muntah -     muntah darah, dengan kedua mata mendelik. Ternyata semua itu dilakukan oleh Lukman sendiri untuk menarik simpati dari para wanita dan pastinya juga harta. Karena hampir semua wanita yang dikencaninya kaya raya. 

Sampai akhirnya, Lukman sendiri yang menerima akibatnya.  Santet yang dikirimkan berbalik ke dirinya sendiri. Tubuh Lukman mengeluarkan kawat dan tersiksa sebelum ajalnya. 

Selesai............



Postingan populer dari blog ini

TUGAS BAHASA INDONESIA UT

Soal nomor 1:  Kedudukan Bahasa Indonesia: Bahasa Nasional dan Bahasa Negara Bahasa Indonesia memiliki dua kedudukan penting yang sering kali dianggap sama, padahal keduanya memiliki makna dan fungsi yang berbeda satu sama lain. Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Nasional Kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional bersifat sosiologis dan emosional, yakni berkaitan erat dengan identitas dan semangat pemersatu bangsa. Kedudukan ini tidak lahir dari sebuah undang-undang, melainkan tumbuh dari kesadaran kolektif para pemuda Indonesia yang diikrarkan melalui Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 . Sejak saat itulah bahasa Indonesia diakui sebagai bahasa persatuan seluruh rakyat Indonesia. Dalam kedudukannya sebagai bahasa nasional, bahasa Indonesia mengemban empat fungsi utama. Pertama, ia berperan sebagai lambang kebanggaan nasional yang mencerminkan nilai-nilai luhur dan jati diri bangsa. Kedua, bahasa Indonesia berfungsi sebagai lambang identitas nasional yang menjadi ciri k...

DRAFT TUGAS ARTIKEL ILMIAH PPKN UT

Peran Keluarga dalam Membangun Demokrasi yang Beradab 📚 Pendahuluan Demokrasi di Indonesia adalah amanat konstitusional yang berlandaskan pada Pancasila. Namun, praktik demokrasi yang ideal tidak hanya diukur dari aspek prosedural, seperti pemilihan umum, melainkan dari kualitas keberadaban warganya dalam berinteraksi politik dan sosial. Demokrasi yang beradab (civilized democracy) menuntut adanya etika, moralitas, toleransi, dan tanggung jawab yang tinggi dari setiap individu (Al-khansa & Dewi, 2021). Sejak era reformasi, Indonesia menghadapi tantangan serius terhadap kualitas keberadaban ini. Reformasi, yang awalnya membawa euforia kebebasan, ironisnya turut menciptakan masalah baru seperti peningkatan korupsi, vandalisme, dan yang paling krusial, hilangnya karakter bangsa yang dulunya dikenal santun dan berbudaya (Rahardjo, 2010). Krisis karakter ini secara langsung mengancam fondasi demokrasi yang sehat. Fenomena ini menunjukkan adanya kelemahan dalam proses pembentukan karakt...

CHAT RANDOM PAK KETU

 [2/5 11:48 AM] +62 856-4843-2105: tadi ngga jadi maju soalnya kamu gaada [2/5 11:48 AM] +62 856-4843-2105: diundur minggu depan kelompok kita [8/5 6:40 PM] Elzandra Angelynora: Besok jadi online jam berapa kak.. aku barusan masuk grup info soalnya [8/5 6:56 PM] +62 856-4843-2105: kenapa kok keluar grup? [8/5 7:24 PM] Elzandra Angelynora: Yg grup informasi psi.a1 itu kan aku barusan masuk kak.. jadi nggak tau infonya. Kemarin semua grup kelas aku keluar soalnya kan kebanyakan grup dan kemarin nggak tau tiba-tiba jengkel sama anak-anak, nggak tau kenapa. [8/5 7:30 PM] +62 856-4843-2105: usia udah kepala 2, harusnya udah bisa ngontrol emosi lebih baik [8/5 7:31 PM] +62 856-4843-2105: besok online jam 1 siang [8/5 7:40 PM] Elzandra Angelynora: Iya kak.. pelan-pelan berusaha gitu, cuma kan karena efek PMS jadi tiba-tiba kayak gitu. Kalau bukan karena PMS nggak mungkin aku jengkel sama anak-anak secara tiba-tiba tanpa ada sebab yg jelas. [8/5 8:15 PM] +62 856-4843-2105: oalah [8/5 8:15 ...