Langsung ke konten utama

DIARY STUDI BUDAYA

 Kerja bakti: tergantung orangnya sibuk atau nggak.


Tradisi syukuran satu suro. Bancaan

Pande alat bertani dari besi dari tahun 2000an.

Sejak kecil diajari jujur, sabar, berusaha, tawakal nilai2 moral.

Ada alat buat ngolah padi sama nyimpen makanan sapi

Keluar sesuai kebutuhan

Keluar sesuai kebutuhan. Kalau gak perlu ya nggak keluar.

Merawat dan melaksanakan tradisi agar tidak tergerus zaman.

Perubahan.. tergantung niat. Kalau melakukan sesuatu pasti ada aja halangannya. Tergantung kita teteg apa enggak.

Anak cucu diajari sabar, jujur, tawakal, nriman. Pondasi sedulur samin.

Sejarahe orangtua diingat2. Kalo dituturi gabisa, resiko ditanggung sendiri. Moral utama tatap dijaga.

Pekerjaan: tani, ternak.

Rumah: srotong

Baju deng malam satu suro ala'an : doa bersama mohon keselamatam.. evaluasi diri.

Yg beda dari suku samin: prosesi pernikahannya. Pernikahan adat: jawab / meminang/melamar, kalo sama2 setuju masuk ke tahap paseksen / pernikahan. Yg jadi wali kudu bapaknya si manten perempuan. Penghulu hanya sbg saksi.. kalo sudah sampe tahap ini.. baru daftar nikah ke KUA. terus diadakan syukuran. Gak nerima buwuhan duit. Bener² ikhlas nyumbang.. gak minta uangnya kembali. Resepsi gaada temu manten, temu pas lamaran. Kalo suka sama si A, si B bilang ke orangtua, terus ditindaklanjuti. Orangtua laki² datang ke ortu perempuan, kalo setuju baru anaknya ditanya mau apa enggak. Lalu proses lamaran nikah seperti biasa.

Modernisasi diterima oleh masyarakat samin.. asal modernisasi itu arahnya baik dan positif.

Modernisasi berdampak di suku samin: dulu bajak sawah pake sapi sekarang pake traktor.  Dulu jalan kaki sekarang pake kendaraan.

Gotong royong: membantu tanpa minta imbalan, iklas lilahita'ala. Misal ada yg mau bangun rumah, tanpa dimintai tolong tetangga gercep membantu. Atau pas ada yg punya hajatan. Doa bersama pas festival satu suro, arisan pas jumat legi. Tabungan gotong royong, jangka waktu setahun. Bisa di pinjamkan ke siapapun meski bukan anggota, tanpa ada tambahan jasa. Uang setiap saat harus ada. Mengajari generasi muda untuk junur, sabar, trokat, nrimo.

Perilaku sosial: aktivitas  sosial dua individu / lebih dalam konteks budaya. Ajaran samin tidak memaksa, atau ada sanksi. Semua keputusan pasti ada resikonya, resiko ditanggung sendiri, tinggal kita menyikapi nya gimana. Karena aturan itu pasti baik.

Lingkungan samin hampir tidak ada konflik karena ajaran jujur, sabar, trokal, nrima, gotong royong, rukun.  Di dusun jepang baru ada sekolah 70-sn tanah hasil patungan  warga. Gotong royong warga untuk kekurangan kayunya Kalau tidak tau asal usul uang lebih baik digunakan untuk fasilitas umum


Postingan populer dari blog ini

TUGAS BAHASA INDONESIA UT

Soal nomor 1:  Kedudukan Bahasa Indonesia: Bahasa Nasional dan Bahasa Negara Bahasa Indonesia memiliki dua kedudukan penting yang sering kali dianggap sama, padahal keduanya memiliki makna dan fungsi yang berbeda satu sama lain. Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Nasional Kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional bersifat sosiologis dan emosional, yakni berkaitan erat dengan identitas dan semangat pemersatu bangsa. Kedudukan ini tidak lahir dari sebuah undang-undang, melainkan tumbuh dari kesadaran kolektif para pemuda Indonesia yang diikrarkan melalui Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 . Sejak saat itulah bahasa Indonesia diakui sebagai bahasa persatuan seluruh rakyat Indonesia. Dalam kedudukannya sebagai bahasa nasional, bahasa Indonesia mengemban empat fungsi utama. Pertama, ia berperan sebagai lambang kebanggaan nasional yang mencerminkan nilai-nilai luhur dan jati diri bangsa. Kedua, bahasa Indonesia berfungsi sebagai lambang identitas nasional yang menjadi ciri k...

DRAFT TUGAS ARTIKEL ILMIAH PPKN UT

Peran Keluarga dalam Membangun Demokrasi yang Beradab 📚 Pendahuluan Demokrasi di Indonesia adalah amanat konstitusional yang berlandaskan pada Pancasila. Namun, praktik demokrasi yang ideal tidak hanya diukur dari aspek prosedural, seperti pemilihan umum, melainkan dari kualitas keberadaban warganya dalam berinteraksi politik dan sosial. Demokrasi yang beradab (civilized democracy) menuntut adanya etika, moralitas, toleransi, dan tanggung jawab yang tinggi dari setiap individu (Al-khansa & Dewi, 2021). Sejak era reformasi, Indonesia menghadapi tantangan serius terhadap kualitas keberadaban ini. Reformasi, yang awalnya membawa euforia kebebasan, ironisnya turut menciptakan masalah baru seperti peningkatan korupsi, vandalisme, dan yang paling krusial, hilangnya karakter bangsa yang dulunya dikenal santun dan berbudaya (Rahardjo, 2010). Krisis karakter ini secara langsung mengancam fondasi demokrasi yang sehat. Fenomena ini menunjukkan adanya kelemahan dalam proses pembentukan karakt...

CHAT RANDOM PAK KETU

 [2/5 11:48 AM] +62 856-4843-2105: tadi ngga jadi maju soalnya kamu gaada [2/5 11:48 AM] +62 856-4843-2105: diundur minggu depan kelompok kita [8/5 6:40 PM] Elzandra Angelynora: Besok jadi online jam berapa kak.. aku barusan masuk grup info soalnya [8/5 6:56 PM] +62 856-4843-2105: kenapa kok keluar grup? [8/5 7:24 PM] Elzandra Angelynora: Yg grup informasi psi.a1 itu kan aku barusan masuk kak.. jadi nggak tau infonya. Kemarin semua grup kelas aku keluar soalnya kan kebanyakan grup dan kemarin nggak tau tiba-tiba jengkel sama anak-anak, nggak tau kenapa. [8/5 7:30 PM] +62 856-4843-2105: usia udah kepala 2, harusnya udah bisa ngontrol emosi lebih baik [8/5 7:31 PM] +62 856-4843-2105: besok online jam 1 siang [8/5 7:40 PM] Elzandra Angelynora: Iya kak.. pelan-pelan berusaha gitu, cuma kan karena efek PMS jadi tiba-tiba kayak gitu. Kalau bukan karena PMS nggak mungkin aku jengkel sama anak-anak secara tiba-tiba tanpa ada sebab yg jelas. [8/5 8:15 PM] +62 856-4843-2105: oalah [8/5 8:15 ...