UTS PSIKOLOGI PERKEMBANGAN LINDA MAISAROH202117700091.
1. remaja memiliki sifat ingin tahu yang besar, kesadaran yang tinggi dan tertarik untukmencoba hal hal yang baru. Remaja banyak meluangkan waktunya bersama teman-temansebaya. Disamping itu, remaja mulai banyak menerima informasi dari media massa yangsudah mulai dikenal dan dekat dengan mereka. Oleh karenanya, remaja menjadi individuyang terbuka terhadap hal-hal baru. Banyaknya informasi yang diterima membuat remajamelakukan pemrosesan informasi secara lebih mendalam2. Growth spurt adalah masa pertumbuhan, yang membuat tinggi tubuh anak bertambah.
2. Growth spurt pada masa remaja merupakan fase terakhir dari 3 fase pertumbuhan linear. Initerjadi dalam waktu berbeda pada setiap individu.Saat memasuki masa pubertas, seorangremaja akan mengalami masa percepatan pertumbuhan (growth spurt). Pada pria remaja,percepatan pertumbuhan dimulai sejak usia 10–15 tahun, sedangkan pada wanita remaja,masa ini dimulai sejak usia 8–13 tahun.
3. Menurut Piaget, perkembangan kognitif mempunyai empat aspek, yaitu
1) Kematangan, sebagai hasil perkembangan susunan syaraf
2) Pengalaman, yaitu hubungan timbal balik antara orgnisme dengan dunianya
3) Interaksi sosial, yaitu pengaruh-pengaruh yang diperoleh dalam hubungannya denganlingkungan sosial
4) Ekuilibrasi, yaitu adanya kemampuan atau sistem mengatur dalam diri organisme agar dia selalu mempau mempertahankan keseimbangan dan penyesuaian diri terhadap lingkungannya.
Kematangan
Kematangan sistem syaraf menjadi penting karena memungkinkan anak memperoleh manfaatsecara maksimum dari pengalaman fisik. Kematangan membuka kemungkinan untuk perkembangan sedangkan kalau kurang hal itu akan membatasi secara luas prestasi secara
kognitif.
Perkembangan berlangsung dengan kecepatan yang berlainan tergantung pada sifat kontak dengan lingkungan dan kegiatan belajar sendiri.
Pengalaman
Interaksi antara individu dan dunia luar merupakan sumber pengetahuan baru, tetapi kontak dengan dunia fisik itu tidak cukup untuk mengembangkan pengetahuan kecuali jika intelegensi individu dapat memanfaatkan pengalaman tersebut.
Interaksi Sosial
Lingkungan sosial termasuk peran bahasa dan pendidikan, pengalaman fisik dapat memacu atau menghambat perkembangan struktur kognitif
Ekuilibrasi
Proses pengaturan diri dan pengoreksi diri (ekuilibrasi), mengatur interaksi spesifik dari
individu dengan lingkungan maupun pengalaman fisik, pengalaman sosial dan perkembangan jasmani yang menyebabkan perkembangan kognitif berjalan secara terpadu dan tersusun baik
4. pada perkembangan sosioemosional, seorang remaja mulai mencari jati dirinya dan mulai bertanya mengapa mereka harus memeluk agama, rasa penasaran terhadap hal baru, mulai memberikan pendapat dalam keluarga.
5. suatu periode perkembangan individu dari masa remaja akhir hingga usia dua puluh tahun akhir, yang berfokus secara spesifik di usia 18 hingga 25 tahun pada masa ini remaja sudah mulai bisa berpikir analitis, memecahkan masalah dan mampu berpikir kreatif.
6. Perkembangan kognitif dewasa awal atau dewasa muda ada pada tahap postformal reasoning atau penalaran post formal yang ditandai dengan pemikiran yang sifatnya dialektikal. Kemampuan dialektikal yaitu kemampuan untuk memahami, menganalisa dan mencari titik temu dari ide, gagasan, teori, pendapat dan pemikiran yang sifatnya kontradiksi hingga individu akan mampu mensintesisnya menjadi pemikiran yang baru dan kreatif. contohnya seorang remaja sudah mampu menganalisis terkait peluang-peluang serta ide kreatif untuk dijadikan bisnis. remaja juga sudah mulai bisa menganalisa masalah yang terjadi kemudian mencari solusinya dengan beberapa alternatif cara.