PENILAIAN KERJA KARYAWAN
Proses bagaimana perusahaan melihat/mengetahui karyawan dalam bekerja dan bagaimana pula menilai kinerja karyawan :
• Metode atau alat yang digunakan untuk mengumpulkan informasi tentang kinerja karyawan :
Dengan menggunakan metode penilaian yang dijalankan PT. Mubarokfood yaitu Key Performance Indicator (KPI) dalam pelaksnaan penilaian ini sistemnya yaitu atasan menilai bawahan dan bawahan menilai atasan. PT. Mubarokfood setiap job disk terdapat kepala devisi yang bertugas sebagai pengawas dalam kinerja yang dilakukan karyawan dimana itu bisa mengetahui tentang mengenai kinerja karyawan.
• Bagaimana kriteria penilaian ditetapkan dan apa saja yang dinilai dalam penilaian kinerja :
Yang dinilai adalah sikap dan kinerja karyawan tersebut Untuk dimasukkan dalam laporan kinerja per bulan. Mubarokfood sendiri penilai dari indicator Key Performance mempunyai bobot 60% sehingga hasil penilai tersebut akan mempengaruhi tingkat gaji pada karyawan yang biasanya dilakukkan pada akhir tahun sekitar bulan november dan desember yang dimana untuk penentuan upah gaji pada bulan januari. Mengenai penilaian kinerja karyawan di PT. Mubarookfood tentunya mempunyai pengaruh terhadap perusahaan maupun pada karyawan. Adanya penilaian ini, perusahaan mengetahui tingkat produktifitas dalam operasional perusahaan, sehingga dengan penilaian ini sangat dibutuhkan, untuk evaluasi kedepan. Dengan adanya nilai yang sudah didapatkan tersebut menjadi bahan evaluasi untuk perusahaan kedepannya, karena pengukuran Key Performance Indicator ini mempunyai bobot 60% sendiri dalam menentukan hasil yang akan didapatkan baik tingkat produktifitas perusahaan dalam mencapai target awal maupun karyawan. Dari penilaian kinerja karyawan tersebut dihasilkan nilai output yang ditargetkan oleh Pimpinan PT. Mubarokfood, kemudian dari hasil penilaian di tentukan dengan predikat standart yang di tentukan oleh atasan. Penilaian dengan menggunakan sistem pencapaian nilai A (Good Performance), nilai B (Standart), nilai C (Need Improvement) dan Nilai D (Unstable). Kemudian dengan penilaian tersebut tentunya akan mempengaruhi tingkat gaji pada karyawan.
• Bagaimana proses pengumpulan data dilakukan, termasuk pengamatan, umpan balik dari atasan, atau evaluasi proyek/pekerjaan yang telah diselesaikan :
Pada PT. Mubarok pengumpulan data didapatkan dari hasil nilai kinerja karyawan yang telah diamati oleh divisi dan dimana nilai tersebut diberikan kepada atasan. Jika, Dengan adanya hasil penialaian karyawan di PT. Mubarokfood Cipta Delicia, karyawan yang mendapatkan nilai baik berkesempatan untuk mendapatkan suatu reward yaitu berupa premi baik itu berupa premi jabatan, premi masa kerja dan premi kinerja, yang ditentukan oleh atasan perusahaan.