Nama: ELZANDRA ANGELYNORA NIM : 222030100016 Kelas : A1 semester 3 Mata Kuliah: Psikologi Kepribadian
1. Sinopsis film Gadis Kretek:
Pada tahun 1960-an, industri rokok kretek mulai berkembang pesat di Indonesia. Namun, perempuan masih dipandang sebelah mata. Dasiyah (Dian Sastrowardoyo), putri sulung dari juragan pabrik rokok Merdeka, bertekad untuk menjadi ahli pembuat saus kretek. Namun, keinginannya tersebut ditentang oleh ayahnya, Rukman (Tio Pakusadewo), yang menganggap perempuan tidak layak memasuki ruang saus.
Suatu hari, Dasiyah bertemu dengan Soeraja (Ario Bayu), seorang pemuda terlantar yang bekerja di pabrik Merdeka. Soeraja memiliki bakat meracik saus kretek yang luar biasa. Dasiyah dan Soeraja pun bekerja sama untuk membuat saus kretek terbaik. Namun, hubungan mereka terhalang oleh perbedaan status sosial.
Akhirnya, Dasiyah berhasil membuktikan bahwa perempuan juga bisa menjadi ahli pembuat saus kretek. Ia dan Soeraja pun berhasil mengatasi perbedaan status sosial mereka dan hidup bahagia bersama. Raja (Ario Bayu), pemilik pabrik rokok Djagad Raja, yang tengah sekarat, pun bertemu kembali dengan Dasiyah dan meninggal dengan tenang.
2a. John B. Watson adalah tokoh behaviorisme yang paling tepat untuk mempelajari kepribadian tokoh Dasiyah. Hal ini karena Watson menekankan pentingnya peran lingkungan dan pengalaman dalam membentuk kepribadian seseorang. Dasiyah adalah sosok yang memiliki kepribadian yang kuat dan berorientasi pada tujuan. Hal ini dapat dipelajari dari lingkungan dan pengalamannya.
2b. Menurut John B. Watson, kepribadian seseorang dibentuk oleh lingkungan dan pengalamannya. Kepribadian seseorang dapat dipelajari dengan cara menganalisis perilakunya. Watson membagi kepribadian menjadi dua struktur, yaitu:
• Respons, yaitu perilaku yang dapat diamati dan diukur. Respons-respons ini bisa berupa tindakan, ucapan, atau ekspresi wajah.
• Stimulus, yaitu peristiwa atau kondisi yang menyebabkan respons. Stimulus-stimulus ini dapat berupa peristiwa internal, seperti pikiran dan perasaan, atau peristiwa eksternal, seperti lingkungan dan orang lain.
Berdasarkan sudut pandang behaviorisme Watson, struktur kepribadian tokoh "Dasiyah" dalam film "Gadis Kretek" dapat dijelaskan sebagai berikut:
Respons
Dasiyah adalah sosok yang memiliki kepribadian yang kuat dan berorientasi pada tujuan. Ia berhasil membuktikan bahwa perempuan juga bisa menjadi ahli pembuat saus kretek. Hal ini menunjukkan bahwa Dasiyah adalah sosok yang tidak mudah menyerah dan selalu berusaha untuk mencapai tujuannya.
Secara spesifik, beberapa respons yang dapat diamati dari Dasiyah adalah:
• Kegigihan. Dasiyah tidak pernah menyerah untuk mengejar cita-citanya, yaitu menjadi ahli pembuat saus kretek. Ia bahkan rela mengorbankan kebahagiaan pribadinya untuk membantu para pekerja di pabrik rokok Merdeka.
• Keberanian. Dasiyah berani menentang keinginan ayahnya, Rukman, yang menganggap perempuan tidak layak memasuki ruang saus. Ia juga berani mengambil risiko untuk mengikuti mimpinya.
• Peduli terhadap orang lain. Dasiyah peduli dengan kesejahteraan para pekerja di pabrik rokok Merdeka. Ia bahkan rela mengorbankan kebahagiaan pribadinya untuk membantu mereka.
Stimulus
Lingkungan Dasiyah merupakan lingkungan industri rokok kretek. Sejak kecil, Dasiyah sudah terpapar dengan dunia rokok kretek. Hal ini membuat Dasiyah punya ketertarikan terhadap pembuatan saus kretek.
Pengalaman Dasiyah juga turut membentuk kepribadiannya. Ia pernah mengalami diskriminasi gender dari ayahnya. Hal ini membuat Dasiyah semakin bertekad untuk membuktikan bahwa perempuan juga bisa menjadi ahli pembuat saus kretek.
Secara spesifik, beberapa stimulus yang bisa diidentifikasi dalam pembentukan kepribadian Dasiyah adalah:
• Lingkungan. Lingkungan Dasiyah yang terpapar dengan dunia rokok kretek membuat Dasiyah punya ketertarikan terhadap pembuatan saus kretek.
• Pengalaman. Pengalaman Dasiyah mengalami diskriminasi gender dari ayahnya membuat Dasiyah semakin bertekad untuk membuktikan bahwa perempuan juga bisa menjadi ahli pembuat saus kretek.
Secara keseluruhan, struktur kepribadian tokoh "Dasiyah" dalam film "Gadis Kretek" bisa disebutkan sebagai berikut:
Respons
• Kegigihan
• Keberanian
• Peduli terhadap orang lain
Stimulus
• Lingkungan: Dasiyah terpapar dengan dunia rokok kretek sejak kecil.
• Pengalaman: Dasiyah pernah mengalami diskriminasi gender dari ayahnya.
• Respons, yaitu perilaku yang dapat diamati dan diukur. Respons-respons ini bisa berupa tindakan, ucapan, atau ekspresi wajah.
• Stimulus, yaitu peristiwa atau kondisi yang menyebabkan respons. Stimulus-stimulus ini dapat berupa peristiwa internal, seperti pikiran dan perasaan, atau peristiwa eksternal, seperti lingkungan dan orang lain.
Berdasarkan sudut pandang behaviorisme Watson, struktur kepribadian tokoh "Dasiyah" dalam film "Gadis Kretek" dapat dijelaskan sebagai berikut:
Respons
Dasiyah adalah sosok yang memiliki kepribadian yang kuat dan berorientasi pada tujuan. Ia berhasil membuktikan bahwa perempuan juga bisa menjadi ahli pembuat saus kretek. Hal ini menunjukkan bahwa Dasiyah adalah sosok yang tidak mudah menyerah dan selalu berusaha untuk mencapai tujuannya.
Secara spesifik, beberapa respons yang dapat diamati dari Dasiyah adalah:
• Kegigihan. Dasiyah tidak pernah menyerah untuk mengejar cita-citanya, yaitu menjadi ahli pembuat saus kretek. Ia bahkan rela mengorbankan kebahagiaan pribadinya untuk membantu para pekerja di pabrik rokok Merdeka.
• Keberanian. Dasiyah berani menentang keinginan ayahnya, Rukman, yang menganggap perempuan tidak layak memasuki ruang saus. Ia juga berani mengambil risiko untuk mengikuti mimpinya.
• Peduli terhadap orang lain. Dasiyah peduli dengan kesejahteraan para pekerja di pabrik rokok Merdeka. Ia bahkan rela mengorbankan kebahagiaan pribadinya untuk membantu mereka.
Stimulus
Lingkungan Dasiyah merupakan lingkungan industri rokok kretek. Sejak kecil, Dasiyah sudah terpapar dengan dunia rokok kretek. Hal ini membuat Dasiyah punya ketertarikan terhadap pembuatan saus kretek.
Pengalaman Dasiyah juga turut membentuk kepribadiannya. Ia pernah mengalami diskriminasi gender dari ayahnya. Hal ini membuat Dasiyah semakin bertekad untuk membuktikan bahwa perempuan juga bisa menjadi ahli pembuat saus kretek.
Secara spesifik, beberapa stimulus yang bisa diidentifikasi dalam pembentukan kepribadian Dasiyah adalah:
• Lingkungan. Lingkungan Dasiyah yang terpapar dengan dunia rokok kretek membuat Dasiyah punya ketertarikan terhadap pembuatan saus kretek.
• Pengalaman. Pengalaman Dasiyah mengalami diskriminasi gender dari ayahnya membuat Dasiyah semakin bertekad untuk membuktikan bahwa perempuan juga bisa menjadi ahli pembuat saus kretek.
Secara keseluruhan, struktur kepribadian tokoh "Dasiyah" dalam film "Gadis Kretek" bisa disebutkan sebagai berikut:
Respons
• Kegigihan
• Keberanian
• Peduli terhadap orang lain
Stimulus
• Lingkungan: Dasiyah terpapar dengan dunia rokok kretek sejak kecil.
• Pengalaman: Dasiyah pernah mengalami diskriminasi gender dari ayahnya.
2c. Kegigihan dan keberanian Dasiyah dapat dipelajari dari lingkungan dan pengalamannya. Sejak kecil, Dasiyah sudah terpapar dengan dunia rokok kretek. Ia melihat bagaimana ayahnya, Rukman, bekerja keras untuk mengembangkan pabrik rokok Merdeka. Hal ini membuat Dasiyah memiliki tekad yang kuat untuk mengikuti jejak ayahnya.
Selain itu, Dasiyah juga pernah mengalami diskriminasi gender dari ayahnya. Hal ini membuat Dasiyah semakin bertekad untuk membuktikan bahwa perempuan juga bisa menjadi ahli pembuat saus kretek. Dasiyah tidak ingin menyerah hanya karena ia seorang perempuan. Ia ingin menunjukkan bahwa perempuan juga bisa setara dengan laki-laki dalam hal apapun.
Peduli terhadap orang lain Dasiyah juga dapat dipelajari dari lingkungan dan pengalamannya. Dasiyah tumbuh besar di lingkungan pabrik rokok Merdeka. Ia melihat bagaimana para pekerja bekerja keras untuk menghasilkan rokok kretek yang berkualitas. Hal ini membuat Dasiyah memiliki empati yang tinggi terhadap orang lain.
Selain itu, Dasiyah juga pernah mengalami cinta yang terhalang oleh perbedaan status sosial. Hal ini membuat Dasiyah semakin memahami pentingnya kesetaraan dan keadilan. Dasiyah ingin membantu para pekerja di pabrik rokok Merdeka untuk mendapatkan hak-hak mereka. Ia juga ingin memperjuangkan kesetaraan dan keadilan bagi semua orang.
3. Kepribadian yang baik/sehat menurut sudut pandang teori Carl Rogers
Menurut Carl Rogers, kepribadian yang baik/sehat adalah kepribadian yang memiliki aktualisasi diri. Aktualisasi diri adalah proses menjadi diri sendiri secara utuh dan sepenuhnya. Individu yang mengaktualisasikan diri memiliki karakteristik sebagai berikut:
Memiliki kesadaran diri yang tinggi. Individu ini menyadari dirinya sendiri secara utuh, termasuk kekuatan dan kelemahannya.
Memiliki sikap positif terhadap diri sendiri. Individu ini menerima dirinya sendiri apa adanya, tanpa syarat.
Memiliki kemampuan untuk memahami dan menerima orang lain. Individu ini mampu memahami dan menerima orang lain tanpa syarat.
Memiliki kreativitas dan produktivitas. Individu ini mampu menghasilkan ide-ide baru dan kreatif, serta mampu mewujudkannya dalam tindakan.
Memiliki rasa humor. Individu ini memiliki rasa humor yang sehat, yang dapat membantunya dalam menghadapi tantangan hidup.
Kepribadian Dasiyah dalam film Gadis Kretek
Berdasarkan teori Carl Rogers, kepribadian Dasiyah dapat dikatakan sebagai kepribadian yang baik/sehat. Dasiyah memiliki kesadaran diri yang tinggi. Ia menyadari bahwa ia memiliki bakat dan minat di bidang pembuatan saus kretek. Ia juga menyadari bahwa ia memiliki tanggung jawab untuk membantu para pekerja di pabrik rokok Merdeka.
Dasiyah juga memiliki sikap positif terhadap diri sendiri. Ia percaya bahwa ia bisa menjadi ahli pembuat saus kretek, meskipun ia seorang perempuan. Ia juga percaya bahwa ia bisa membantu para pekerja di pabrik rokok Merdeka untuk mendapatkan hak-hak mereka.
Dasiyah juga memiliki kemampuan untuk memahami dan menerima orang lain. Ia memahami kesulitan yang dihadapi oleh para pekerja di pabrik rokok Merdeka. Ia juga menerima mereka apa adanya, tanpa syarat.
Dasiyah juga memiliki kreativitas dan produktivitas. Ia mampu menghasilkan ide-ide baru untuk meningkatkan kualitas rokok kretek. Ia juga mampu mewujudkan ide-ide tersebut dalam tindakan.
Dasiyah juga memiliki rasa humor. Ia menggunakan humor untuk menghibur para pekerja di pabrik rokok Merdeka. Ia juga menggunakan humor untuk menghadapi tantangan hidup yang dihadapinya.
Penjelasan tambahan
Pada buku On Becoming a Person (2022) karya Carl Rogers, Rogers menjelaskan bahwa aktualisasi diri adalah proses yang berkelanjutan. Individu yang mengaktualisasikan diri tidak akan pernah berhenti untuk belajar dan berkembang. Mereka selalu mencari cara untuk menjadi diri mereka yang terbaik.
Dalam film Gadis Kretek, Dasiyah terus belajar dan berkembang. Ia memulai sebagai seorang pekerja di pabrik rokok Merdeka, tetapi ia kemudian menjadi seorang ahli pembuat saus kretek. Ia juga menjadi pemimpin yang memperjuangkan hak-hak para pekerja di pabrik rokok Merdeka.
Dasiyah juga memiliki rasa humor yang sehat. Ia menggunakan humor untuk menghibur orang lain dan untuk menghadapi tantangan hidup. Humor Dasiyah dapat membantunya untuk tetap positif dan optimis, bahkan dalam situasi yang sulit.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa tokoh Dasiyah dalam film Gadis Kretek memiliki kepribadian yang baik/sehat menurut sudut pandang teori Carl Rogers. Ia memiliki kesadaran diri yang tinggi, sikap positif terhadap diri sendiri, kemampuan untuk memahami dan menerima orang lain, kreativitas dan produktivitas, serta rasa humor.
Referensi:
• Sarlito Wirawan Sarwono. Teori Kepribadian. Edisi Revisi. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada, 2021.
• Arief Rachman, Ir., M.Sc., dan Dr. Nurul Hidayah. "Pengaruh Lingkungan dan Pengalaman terhadap Kepribadian". Jurnal Ilmiah Psikologi Fakultas Psikologi Universitas Islam Malang, Vol. 4, No. 1, April 2023, hlm. 1-12.
• Dr. H. Agus Wibowo, M.Pd. Behaviorisme: Perkembangan dan Aplikasinya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2022.
• Rogers, C. R. (2022). On becoming a person (edisi ke-7). New York: Houghton Mifflin Harcourt.
• Prayitno, M. D., & Suryani, M. (2020). Psikologi kepribadian (edisi ke-7). Yogyakarta: Andi.
• Mangkunegara, A. A. P. (2022). Psikologi organisasi (edisi ke-10). Bandung: Refika Aditama.
• Sarlito Wirawan Sarwono. Teori Kepribadian. Edisi Revisi. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada, 2021.
• Arief Rachman, Ir., M.Sc., dan Dr. Nurul Hidayah. "Pengaruh Lingkungan dan Pengalaman terhadap Kepribadian". Jurnal Ilmiah Psikologi Fakultas Psikologi Universitas Islam Malang, Vol. 4, No. 1, April 2023, hlm. 1-12.
• Dr. H. Agus Wibowo, M.Pd. Behaviorisme: Perkembangan dan Aplikasinya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2022.
• Rogers, C. R. (2022). On becoming a person (edisi ke-7). New York: Houghton Mifflin Harcourt.
• Prayitno, M. D., & Suryani, M. (2020). Psikologi kepribadian (edisi ke-7). Yogyakarta: Andi.
• Mangkunegara, A. A. P. (2022). Psikologi organisasi (edisi ke-10). Bandung: Refika Aditama.