Pada hari ini.. Rabu, 2 Juli 2025.. komunitas Forum Sahabat Inklusi Sidoarjo (FORSINK) bersama koalisi disabilitas sidoarjo berkesempatan berdialog dengan 2 dinas yang menjadi bidang indeks pembangunan manusia; Dinas Kesehatan (bidang kesehatan) dan Dinas Ketenagakerjaan (bidang ekonomi).
Upaya membenahi regulasi kedepannya menjadi leading sector yang perlu difokuskan sebelum berbicara jauh tentang surat keterangan disabilitas dan kuota disabilitas 1-2% di BUMD maupun BUMN, selain itu coming soon job fair disabilitas di bulan September diharapkan menjadi salah satu solusi menekan angka pengangguran disabilitas, FORSINK dan koalisi dipercaya untuk menggarap konsep demi konsep maupun all regulasi sehingga Perda disabilitas yang telah diresmikan pada tahun 2024 silam harapannya dapat berjalan sebagaimana mestinya di seluruh sektor.
Semangat terus kawan-kawan. 🔥💪👏💫💥 🤗
#MenujuSidoarjoRamahDisabilitas
Tanggapan saya:
Sebagai seseorang yang concern terhadap isu inklusi/disabilitas ini, membaca berita ini sungguh membangkitkan harapan dan optimisme saya. Upaya yang dilakukan FORSINK bersama koalisi disabilitas di Sidoarjo, khususnya dengan berdialog langsung bersama Dinas Kesehatan dan Dinas Ketenagakerjaan, menunjukkan langkah konkret dan strategis menuju Sidoarjo yang lebih inklusif.
-Fokus pada Fondasi Regulasi
Satu hal yang paling saya hargai dari inisiatif ini adalah penekanan pada pembenahan regulasi sebagai leading sector. Ini adalah pendekatan yang sangat bijaksana. Tanpa dasar regulasi yang kuat dan jelas, implementasi program apa pun, termasuk terkait surat keterangan disabilitas atau kuota pekerjaan, akan menjadi sulit dan tidak maksimal.
Kepercayaan yang diberikan kepada FORSINK dan koalisi untuk menggarap konsep serta seluruh regulasi adalah bukti pengakuan atas kompetensi dan komitmen mereka. Ini juga menunjukkan adanya sinergi yang baik antara komunitas dan pemerintah daerah.
-Solusi Konkret untuk Tantangan Ekonomi
Isu pengangguran disabilitas adalah masalah krusial, dan kabar mengenai job fair disabilitas yang akan datang di bulan September adalah berita yang sangat positif. Ini bukan hanya sekadar acara, melainkan sebuah solusi nyata untuk menjembatani antara talenta disabilitas dengan peluang kerja. Jika konsepnya digarap dengan matang oleh FORSINK, job fair ini bisa menjadi model yang efektif untuk daerah lain.
-Visi Perda Disabilitas yang Berjalan Optimal
Perda disabilitas yang telah diresmikan pada tahun 2024 silam memang menjadi tonggak penting. Namun, keberhasilan sebuah regulasi tidak hanya terletak pada pengesahannya, melainkan pada implementasinya di seluruh sektor. Dengan adanya dialog, kerja sama, dan fokus pada detail regulasi seperti yang dilakukan saat ini, harapan agar Perda tersebut dapat berjalan sebagaimana mestinya menjadi semakin kuat.
Secara keseluruhan, berita ini adalah secercah cahaya bagi gerakan inklusi di Indonesia.. khususnya di Sidoarjo, Jawa Timur. Semangat yang terpancar dari FORSINK dan koalisi disabilitas sangat menginspirasi. Mereka tidak hanya berjuang untuk hak-hak masyarakat, tetapi juga berkontribusi aktif dalam merumuskan solusi dan kebijakan terkait isu ini. Semoga upaya ini terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi daerah-daerah lain untuk menciptakan lingkungan yang benar-benar ramah disabilitas.
#InklusiUntukSemua #SidoarjoRamahDisabilitas