Langsung ke konten utama

CHAT KAK FIA

 [20/8/2025, 11.16 AM] Kak Fia Silam.id: Terimakasih elza, semoga dilancarkan rezekinya✨️

[14/9/2025, 12.22 PM] JA: Kak. Kalau misal ada wa mengatasnamakan aku minta transferan dll.. itu bukan aku ya kak. Hp ku hilang, jadi nomornya juga hilang.

[29/9/2025, 6.05 PM] Kak Fia Silam.id: Oke terimakasih elza, sudah masuk yaa

[13/10/2025, 5.13 PM] JA: Kak bayar htm 10rb buat acara kemarin ke pean a kak? Apa ke kak shabil

[13/10/2025, 5.14 PM] Kak Fia Silam.id: Sebentar elza

[13/10/2025, 5.17 PM] Kak Fia Silam.id: Di aku ya elzaa

[13/10/2025, 5.29 PM] Kak Fia Silam.id: Okayy sudah ya elzaa

[13/10/2025, 5.30 PM] Kak Fia Silam.id: Terimakasih sudah masuk

[24/10/2025, 10.52 AM] Kak Fia Silam.id: Okay sudah masuk terimakasih za

[28/3, 4.41 PM] Kak Fia Silam.id: Barakallah elza, semoga apa yg sedang diusahakan bisa tercapai✨️

[28/3, 4.42 PM] JA: Aamiin. Makasih kak. Pean juga.

[28/3, 4.43 PM] JA: Sampai ketemu besok kak di rumah kak anes.. bowo

[28/3, 4.57 PM] Kak Fia Silam.id: Siap zaa

[28/3, 4.57 PM] Kak Fia Silam.id: Km kesana sore apa malem zaa

[28/3, 4.58 PM] JA: Gak tau kak. Ya sesuai undangan. Pean kesana jam berapa.

[28/3, 4.58 PM] JA: Aku males ketemu golongannya syafa kak.. mlete² orang e.

[28/3, 4.59 PM] Kak Fia Silam.id: Wkwkw siapa aja emang golongane

[28/3, 4.59 PM] JA: Syafa sama rizka

[28/3, 4.59 PM] Kak Fia Silam.id: Aku rencananya sore, sama dhea

[28/3, 4.59 PM] JA: Oh yasudah aku sore juga kalau gitu

[28/3, 5.00 PM] Kak Fia Silam.id: Kenapa2

[28/3, 5.00 PM] Kak Fia Silam.id: Okay deh

[28/3, 5.01 PM] JA: Aku minta tolong ke vika ngingetin yg ucapan birthday itu loh.. entah vika gimana nyampeinnya ke anak² divisinya. Terus rizka marah² konotasinya kayak aku nyuruh², nyuruh² seenaknya sendiri.. padahal aku gak maksa yg ucapan birthday itu.

[28/3, 5.07 PM] Kak Fia Silam.id: Masaa sampe marah2 gitu zaa

[28/3, 5.07 PM] Kak Fia Silam.id: Dahal mek gitu aja

[28/3, 5.08 PM] JA: Gak tau aku kak. Dia marah² dia wa aku tulisane di capslock semua dibold semua

[28/3, 5.09 PM] Kak Fia Silam.id: Lagi sensi mungkin dianya zaaa

[28/3, 5.16 PM] JA: Tapi aku ngerasanya wataknya dia gitu kak. Keras besosolan soale ngomongnya.

[28/3, 5.44 PM] Kak Fia Silam.id: Klo emang aslinya gitu ya gmn lagi😭🤏

[28/3, 5.44 PM] Kak Fia Silam.id: Jd biarin ajaa za

[28/3, 5.45 PM] JA: Iya kak. Tak biarin aja. Cuma males eye contact malas ketemu tatap muka langsung.

[29/3, 2.09 PM] JA: Kak. Pean berangkat jam berapa? Aku habis shalat ashar langsung berangkat ke rumah kak anes.

[29/3, 2.10 PM] Kak Fia Silam.id: Aku jam 4an keknya zaa, janjian sama temenku jg ini

[29/3, 2.13 PM] JA: Oalah iya. Soale katae mamaku jangan lama² disana... gak enak sama sohibul hajat nya.. banyak tamu. Mamaku juga soale habis magrib mau berkunjung kerumahnya gurunya adikku. Janjiane di wa sama paguyuban e ibu² temene adikku.. wa an e yaapa kalau hp ne mamaku tak bawa. Mudah²an ketemu ya kak. Tapi gak tau lagi sih. Lihat sikon nya aja.

[29/3, 3.04 PM] Kak Fia Silam.id: Iya zaa gpp, km langsung gitu

[29/3, 3.05 PM] JA: Dari rumah pean ke rumah kak anes berapa menit kak. Maksudku pean tak tunggu.. maksimal jam 5. Lebih dari jam 5 yaudah gak ketemu.

[29/3, 3.05 PM] Kak Fia Silam.id: Deket kok sebeneenya

[29/3, 3.06 PM] Kak Fia Silam.id: Cuma aku nunggu temenku dulu, biar barengan

[29/3, 3.07 PM] JA: Iya ta. Rumah e kak anes pelosok gitu, bukan porong kota. Tak kira rumahe di porong kota, ternyata pelosok. Dari rumahku ae wes jauh, apalagi dari rumah pean.

[29/3, 3.07 PM] JA: Oalah. Katae kemarin sama dea

[29/3, 3.07 PM] Kak Fia Silam.id: Rumahku lebih plosok lg zaa wkwk

[29/3, 3.07 PM] JA: Temen e pean siapa kak

[29/3, 3.07 PM] Kak Fia Silam.id: Anak pai za, temennya shabil jg

[29/3, 3.08 PM] Kak Fia Silam.id: Iya kemarin katanya langsung pulang kerja

[29/3, 3.08 PM] Kak Fia Silam.id: Keknya sih gasampe jam 5 ya

[29/3, 3.08 PM] JA: Iya ta kak. Rumah e saudaraku di krembung wonomlati, itu ae kayak pelosok banget padahal enggak.. tapi lak dari rumahku ya lumayan. Pean krembung mana?

[29/3, 3.09 PM] JA: Oalah

[29/3, 3.09 PM] Kak Fia Silam.id: Aku tambakrejo, deket klo dr anes

[29/3, 3.09 PM] JA: Oh

[29/3, 3.10 PM] JA: 1 jam ya dari rumah pean kerumah kak anes. Paling cepet ½ jam kalo gak macet.

[29/3, 3.10 PM] Kak Fia Silam.id: Dekett pol

[29/3, 4.15 PM] JA: Pantau trip Gojek saya di sini:

https://track.gojek.com/?id=55b1511c

[29/3, 4.15 PM] JA: Otw

[29/3, 4.15 PM] JA: Pcc kak

[29/3, 4.19 PM] Kak Fia Silam.id: Okay za

[29/3, 4.19 PM] Kak Fia Silam.id: Msh dirumah

[29/3, 4.27 PM] JA: Aku otw. Di jalan.

[29/3, 4.29 PM] Kak Fia Silam.id: Oke zaa

[29/3, 4.29 PM] JA: Pean ndang berangkat o kak

[29/3, 4.43 PM] Kak Fia Silam.id: Maap aku keknya abis maghrib deh zaa

[29/3, 5.03 PM] JA: Oalah kak yaudah next time aja ketemunya. Habis magrib mamaku mau keluar soale.

[29/3, 5.14 PM] Kak Fia Silam.id: Km sampe jamber disitunya

[29/3, 5.20 PM] JA: Jam 5 kurang

Postingan populer dari blog ini

TUGAS BAHASA INDONESIA UT

Soal nomor 1:  Kedudukan Bahasa Indonesia: Bahasa Nasional dan Bahasa Negara Bahasa Indonesia memiliki dua kedudukan penting yang sering kali dianggap sama, padahal keduanya memiliki makna dan fungsi yang berbeda satu sama lain. Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Nasional Kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional bersifat sosiologis dan emosional, yakni berkaitan erat dengan identitas dan semangat pemersatu bangsa. Kedudukan ini tidak lahir dari sebuah undang-undang, melainkan tumbuh dari kesadaran kolektif para pemuda Indonesia yang diikrarkan melalui Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 . Sejak saat itulah bahasa Indonesia diakui sebagai bahasa persatuan seluruh rakyat Indonesia. Dalam kedudukannya sebagai bahasa nasional, bahasa Indonesia mengemban empat fungsi utama. Pertama, ia berperan sebagai lambang kebanggaan nasional yang mencerminkan nilai-nilai luhur dan jati diri bangsa. Kedua, bahasa Indonesia berfungsi sebagai lambang identitas nasional yang menjadi ciri k...

DRAFT TUGAS ARTIKEL ILMIAH PPKN UT

Peran Keluarga dalam Membangun Demokrasi yang Beradab 📚 Pendahuluan Demokrasi di Indonesia adalah amanat konstitusional yang berlandaskan pada Pancasila. Namun, praktik demokrasi yang ideal tidak hanya diukur dari aspek prosedural, seperti pemilihan umum, melainkan dari kualitas keberadaban warganya dalam berinteraksi politik dan sosial. Demokrasi yang beradab (civilized democracy) menuntut adanya etika, moralitas, toleransi, dan tanggung jawab yang tinggi dari setiap individu (Al-khansa & Dewi, 2021). Sejak era reformasi, Indonesia menghadapi tantangan serius terhadap kualitas keberadaban ini. Reformasi, yang awalnya membawa euforia kebebasan, ironisnya turut menciptakan masalah baru seperti peningkatan korupsi, vandalisme, dan yang paling krusial, hilangnya karakter bangsa yang dulunya dikenal santun dan berbudaya (Rahardjo, 2010). Krisis karakter ini secara langsung mengancam fondasi demokrasi yang sehat. Fenomena ini menunjukkan adanya kelemahan dalam proses pembentukan karakt...

CHAT RANDOM PAK KETU

 [2/5 11:48 AM] +62 856-4843-2105: tadi ngga jadi maju soalnya kamu gaada [2/5 11:48 AM] +62 856-4843-2105: diundur minggu depan kelompok kita [8/5 6:40 PM] Elzandra Angelynora: Besok jadi online jam berapa kak.. aku barusan masuk grup info soalnya [8/5 6:56 PM] +62 856-4843-2105: kenapa kok keluar grup? [8/5 7:24 PM] Elzandra Angelynora: Yg grup informasi psi.a1 itu kan aku barusan masuk kak.. jadi nggak tau infonya. Kemarin semua grup kelas aku keluar soalnya kan kebanyakan grup dan kemarin nggak tau tiba-tiba jengkel sama anak-anak, nggak tau kenapa. [8/5 7:30 PM] +62 856-4843-2105: usia udah kepala 2, harusnya udah bisa ngontrol emosi lebih baik [8/5 7:31 PM] +62 856-4843-2105: besok online jam 1 siang [8/5 7:40 PM] Elzandra Angelynora: Iya kak.. pelan-pelan berusaha gitu, cuma kan karena efek PMS jadi tiba-tiba kayak gitu. Kalau bukan karena PMS nggak mungkin aku jengkel sama anak-anak secara tiba-tiba tanpa ada sebab yg jelas. [8/5 8:15 PM] +62 856-4843-2105: oalah [8/5 8:15 ...